Bahaya Wasir pada Anak: Mengapa Perlu Diwaspadai
- 07 Agt 2025 11:37 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Meskipun wasir (ambeien) lebih sering terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya jika terdapat faktor risiko tertentu. Berikut alasan kenapa kondisi ini perlu dianggap serius,dilansir dari beberapa sumber diantaranta Alodokter
1. Bisa Menyebabkan Perdarahan Kronis
Anak yang mengalami wasir dapat mengalami perdarahan saat buang air besar (BAB), darah berwarna merah terang bisa terlihat menetes atau menempel pada feses. Jika terus-menerus terjadi, ini berpotensi menyebabkan anemia dan membuat anak lemas akibat kehilangan darah.
2. Rasa Nyeri dan Gatal yang Signifikan
Pembengkakan pada pembuluh darah anus atau rektum bisa menyebabkan rasa nyeri, gatal, dan ketidaknyamanan serius. Anak sering kali menangis atau menolak ke kamar mandi karena mengalami kesakitan saat BAB.
3. Benjolan Prolaps (Wasir Keluar Anus)
Wasir internal bisa berkembang ke stadium lanjut hingga menonjol keluar dari anus, disebut grade 2–4. Jika menonjol dan tidak dapat kembali masuk, hal ini bisa memperparah iritasi dan infeksi lokal .
4. Potensi Infeksi dan Iritasi
Pembengkakan dan lendir yang keluar dari anus dapat menyebabkan area sekitar selalu lembap, meningkatkan risiko iritasi dan infeksi kulit di sekitar anus .
5. Ketidaknyamanan Psikologis dan Hambatan Aktivitas
Karena rasa sakit dan ketidaknyamanan, anak mungkin enggan duduk, bermain, atau berinteraksi sosial. Hal ini bisa mengganggu aktivitas sekolah dan kualitas hidupnya.
Faktor Risiko pada Anak
1. Beberapa faktor yang bisa membuat anak rentan terkena wasir antara lain:
2. Sembelit berkepanjangan, umumnya karena kurang serat dan hidrasi rendah.
3. Diare berkepanjangan, yang juga memberi tekanan pada pembuluh darah anus .
4. Kebiasaan duduk terlalu lama di toilet, terutama saat toilet training atau karena anak tak sabar makanan keluar.
5. Obesitas atau kurang gerak, membuat risiko konstipasi meningkat dan menekan area panggul .
6. Stres atau tantrum berat, yang bisa meningkatkan tekanan aliran darah ke panggul dan rektum .
Cara Mencegah dan Menangani Wasir pada Anak
- A. Edukasi dan Perilaku Sehari‑hari
Ajari anak tidak terlalu lama duduk di toilet, terutama saat BAB berlangsung lebih dari 10 menit.|
Ajak anak aktif bergerak dan bermain untuk membantu melancarkan pencernaan.
- B. Pola Makan dan Hidrasi
Tingkatkan asupan makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran, dan biji‑bijian.
Pastikan anak cukup minum air putih atau jus buah yang sehat.
- C. Perawatan Mandiri di Rumah
Rendam area anus dengan air hangat 10–15 menit, 2–3 kali sehari untuk meredakan nyeri dan gatal.
Gunakan kompres dingin jika area tersebut meradang atau berdarah .
Setelah BAB, gunakan tisu basah tanpa pewangi atau petroleum jelly untuk melunakkan feses dan mengurangi gesekan.
- D. Obat-obatan dan Konsultasi Dokter
Jika sembelit tidak membaik lewat pola makan, dokter mungkin akan meresepkan laksatif ringan atau obat topikal seperti salep untuk meredakan gejala .
Bila gejala berlanjut atau wasir mencapai stadium berat (menonjol besar, perdarahan terus menerus), perlu evaluasi lebih lanjut oleh dokter anak atau spesialis proktologi, bahkan mungkin pertimbangan tindakan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....