Kaghati Kolope, Layang-Layang Purba Asli dari Kabupaten Muna
- 24 Jul 2025 15:07 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Layang-layang kaghati kolope, berasal dari budaya tua masyarakat Muna yang masih lestari hingga saat ini. Bentuknya sederhana namun menyimpan nilai sejarah tinggi, dirakit dari bahan alami khas lingkungan hutan tropis.
Pada tahun 1990-an, muncul klaim Tiongkok mengenai asal mula layang-layang dalam tradisi kuno mereka. Namun penelitian dari Jerman menemukan, bukti kuat bahwa layang-layang tersebut berasal dari Indonesia, khususnya Muna.
Bukti arkeologis ditemukan di lukisan cadas Sugi Patani, yang menggambarkan sosok manusia bermain layang-layang. Lukisan tersebut menunjukkan bahwa permainan udara ini, telah ada sejak zaman prasejarah di Sulawesi Tenggara.
Melansir jadesta.kemenparekraf.go id, kaghati kolope dibuat dari daun kolope, bilah bambu kecil, dan tali dari serat daun nanas hutan. Proses pembuatannya diwariskan turun-temurun, sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat adat Muna.
Dalam perkembangannya, kaghati kolope tidak hanya dijadikan permainan, tetapi dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif. Masyarakat mulai menjualnya sebagai mainan, hiasan, dan inspirasi motif kain tenun tradisional Muna.
Layang-layang ini bukan hanya simbol masa lalu, melainkan sumber kebanggaan dan pendapatan masyarakat Muna masa kini. Dengan pelestarian yang tepat, kaghati kolope berpotensi dikenal luas sebagai warisan budaya nasional Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....