Mengenal Bank Sampah, Solusi Bijak Kelola Sampah
- 17 Jul 2025 11:18 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Bank Sampah adalah sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mendorong pemilahan dan penukaran sampah menjadi nilai ekonomi. Melalui mekanisme ini, masyarakat dapat menyetorkan sampah yang sudah dipilah, seperti botol plastik, kertas, atau kaleng untuk dicatat layaknya menabung di bank.
Konsep ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Sampah yang diterima oleh Bank Sampah akan didaur ulang atau dimanfaatkan kembali, sehingga tidak mencemari lingkungan dan dapat memiliki nilai guna baru.
Dilansir dari web simbamenlhk.go.id, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah) menyebutkan bahwa Bank Sampah merupakan sarana. Antara lain sebagai sarana edukasi, perubahan perilaku, dan pelaksanaan ekonomi sirkular yang dikelola oleh masyarakat, badan usaha, dan/atau pemerintah daerah.
Selain sebagai sarana pengelolaan limbah, Bank Sampah juga memiliki manfaat edukatif. Masyarakat diajak untuk lebih sadar akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Kebiasaan ini mendukung perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan dan bertanggung jawab.
Manfaat lainnya adalah peningkatan pendapatan. Masyarakat yang aktif menyetor sampah dapat memperoleh penghasilan tambahan. Bagi sebagian kelompok, seperti ibu rumah tangga dan pelajar, kegiatan ini juga membuka peluang usaha kecil berbasis daur ulang.
Dengan memanfaatkan Bank Sampah, masyarakat berkontribusi langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung upaya pembangunan berkelanjutan. Inisiatif kecil ini dapat membawa dampak besar jika dilakukan bersama-sama secara konsisten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....