Cocor Bebek, Tanaman Unik Berkembang dengan Tunas Daun

  • 24 Apr 2025 13:29 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Tanaman cocor bebek, dengan bentuknya yang khas dan kandungan air melimpah, ternyata memiliki cara perkembangbiakan yang unik. Tumbuhan dari genus Kalanchoe ini, mudah dijumpai di iklim tropis seperti Indonesia, India, dan Hawaii, dikenal memiliki kemampuan memperbanyak diri melalui tunas daun atau adventif.

Balai Pengkajian Tehnologi Pertanian (BPTP), menyebutkan, tanaman cocor bebek sangat mudah dirawat sehingga populer sebagai tanaman hias. Jenis cocor bebek yang sering ditemui antara lain cocor bebek mini, cocor bebek besar, dan cocor bebek berbunga.

Keistimewaan cocor bebek terletak pada cara perkembangbiakannya yang vegetatif. Tanaman ini menumbuhkan tunas-tunas baru di tepi daunnya, yang dikenal sebagai tunas adventif.

"Tanaman cocor bebek akan tumbuh tunas-tunas kecil diujung daun akibat adanya hormon sitokinin dan hormon akusin di daerah tersebut kemudian tunas ini akan menghasilkan daun dan akar, dipinggir daun nya akan tumbuh puluhan calon tunas adventif, setelah beberapa waktu tunas yang baru akan terlepas sendiri dari daun dan terjatuh ke tanah dan tunas ini akan membentuk tanaman baru," dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Perkembangbiakan melalui tunas adventif merupakan cara vegetatif atau tak kawin. Proses ini terjadi tanpa adanya perkawinan atau penyerbukan antara sel kelamin jantan dan betina tanaman.

Hasil dari perkembangbiakan tunas adventif menghasilkan tanaman anakan yang memiliki sifat identik dengan induknya. Hal ini disebabkan karena tanaman anakan merupakan klon atau salinan genetik dari tanaman induk.

Selain cocor bebek, tanaman lain yang juga memiliki kemampuan berkembang biak melalui tunas adventif antara lain pohon begonia dan pohon sukun. Fenomena alam ini menunjukkan betapa beragam dan adaptifnya cara tumbuhan melestarikan diri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....