Sulang Sulang Pahompu, Pengukuhan Pernikahan Adat Batak Toba
- 23 Feb 2025 20:12 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Sulang Sulang Pahompu merupakan upacara penting dalam masyarakat Batak Toba yang memiliki arti sebagai pengukuhan pernikahan adat. Melalui acara ini, pasangan yang menikah dianggap resmi dan sah menurut adat Batak, serta menjadi simbol bahwa seluruh kewajiban adat telah dipenuhi dengan baik.
Upacara ini adalah puncak dari rangkaian prosesi adat yang dilakukan untuk menghormati tradisi dan leluhur Batak. Selama upacara Sulang Sulang Pahompu, sejumlah tahapan adat yang sangat dijunjung tinggi dilaksanakan.
Salah satunya adalah pembahasan mengenai pembayaran Sinamot atau Batuni Sulang, yang bertujuan untuk melunasi kewajiban adat yang belum dibayar kepada pihak Hula-Hula. Setelah semua tahapan selesai, pasangan yang menikah resmi diakui dalam adat Batak Toba dan dihadapkan dengan pengakuan masyarakat serta keluarga besar.
Upacara Sulang Sulang Pahompu tidak hanya memiliki nilai legal dalam pernikahan, tetapi juga menjadi ajang penguatan hubungan keluarga dan masyarakat.
Dalam acara ini, kehadiran Raja Parhata atau pemimpin adat memiliki peran penting dalam memberikan arahan, nasihat, dan memastikan kelancaran jalannya acara agar sesuai dengan aturan adat yang berlaku.
Secara simbolis, Sulang Sulang Pahompu juga menunjukkan bahwa pasangan yang menikah sudah memenuhi seluruh kewajiban adat, baik dari segi pembayaran adat maupun pelaksanaan tahapan-tahapan yang diatur dalam tradisi Batak.
Ini menjadi tanda bahwa mereka telah diterima sepenuhnya oleh keluarga besar, yakni dua keluarga besar Punguan Raja Situmorang sipitu Ama & punguan hula hula Raja Lumban Tobing PGM & Hutatoruan yang berperan di acara adat ini turut dihadiri kekerabatan dari keluarga tersebut, sebut linawati salah satu paniaran di marga Tobing, ( 22/2/2025).
Dengan demikian, upacara Sulang Sulang Pahompu bukan hanya sekadar pengukuhan pernikahan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang telah diwariskan oleh leluhur. Upacara ini menjaga kelestarian budaya Batak Toba dan mempererat tali persaudaraan serta solidaritas antar keluarga dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....