Pengertian, Makna, dan Cara Mendapatkan Rahmat Dalam Islam

  • 13 Feb 2025 10:33 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Rahmat, meskipun sudah menjadi bagian dari Bahasa Indonesia, sebenarnya berasal dari bahasa Arab, yaitu "rahima," "yarhamu," dan "rahmatan."

Dalam pemahaman sehari-hari, kata ini seringkali diartikan sebagai gabungan dari dua kata, yakni "Ar-Rahman" dan "Ar-Rahim," yang berarti kasih sayang. Namun, jika merujuk pada kamus bahasa Arab, kata "rahmat" memiliki beragam makna, di antaranya karunia, rasa kasihan, berkah, lembut hati, lemah lembut, dan kasih sayang.

Dalam Al-Qur'an, kata "rahmat" disebutkan sebanyak 115 kali, dengan makna yang beragam. Meskipun demikian, makna yang paling sering diterima adalah sebagai rasa kasih sayang.

Sekretaris Komisi Pendidikan MUI Provinsi Riau Dr. H. Zailani Khatib, M.A.menjelaskan mengenai alasan kenapa kita harus mengharapkan rahmat Allah SWT, pada Dialog Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Pekanbaru, Kamis (13/2/2025).

Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, amal yang kita lakukan tidak bisa menjamin kita untuk masuk surga. Suatu ketika, sahabat bertanya, apakah Rasulullah juga demikian? Rasulullah menjawab, "Ya, saya juga demikian. Amal saya belum tentu dapat menyelamatkan saya dari azab neraka." Amal hanya bisa menyelamatkan jika sudah disertai dengan rahmat dan maghfiroh (ampunan) dari Allah SWT.

Amal itu juga bisa hilang pahalanya, misalnya ketika kita menceritakan dan membanggakan amal kita kepada orang lain. Sebagaimana dalam Al-Qur'an, amal tersebut digambarkan seperti debu di atas batu yang licin, yang bisa hilang begitu saja.

Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh rahmat Allah SWT:

1. Menjadikan Rahmat sebagai Sifat Diri

Seseorang yang ingin mendapatkan rahmat Allah harus mencerminkan sifat kasih sayang dalam kehidupannya. Nabi Muhammad SAW yang selalu diliputi rahmat Allah, menjadikan kasih sayang sebagai sifat utama dalam dirinya, baik kepada sesama manusia, hewan, maupun tumbuhan. Sebagaimana dalam hadis, "Sesungguhnya Allah memberikan rahmat kepada hamba-Nya yang telah menjadikan sifat rahmat dalam hatinya."

2. Taat kepada Allah dan Rasul

Ketaatan kepada Allah dan Rasul merupakan syarat utama untuk mendapatkan rahmat-Nya. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Imran ayat 132, "Taatilah Allah dan Rasul-Nya, mudah-mudahan kalian mendapat rahmat Allah." Dengan menjalankan aturan agama dan taat pada Allah, rahmat-Nya akan diberikan.

3. Berusaha Menjadi Orang Baik

Dalam Surah Al-Araf ayat 56, Allah berfirman, "Sesungguhnya rahmat Allah lebih dekat kepada orang yang beriman, taat beragama, dan memperbaiki amalannya." Seseorang yang berusaha untuk menjadi baik, beriman, dan beribadah dengan sepenuh hati akan merasakan kedekatannya dengan rahmat Allah. Salah satu tanda orang yang mendapat rahmat adalah memiliki sikap ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seolah-olah dapat melihat-Nya.

Dengan usaha dan pengamalan yang konsisten, rahmat Allah akan semakin terasa dalam kehidupan kita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....