Kolang-Kaling Buah Yang Tidak Bisa Langsung Dikonsumsi
- 27 Jan 2025 21:26 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan : Sebentar lagi kita akan memasuki bulan ramadhan. Bulan ramdhan biasanya identik dengan makanan-makanan yang hanya nampak pada saat bulan ramadhan saja tidak terkecuali kulang-kaling atau kolang-kaling.
Kolang-kaling tidak bisa asal langsung dikonsumsi. Kolang-kaling yang biasa kita makan sudah melewati berbagai proses pengolahan yang sangat panjang sebelum aman untuk dikonsumsi.
Kolang-kaling berasal dari buah pohon aren. Getah dari buah pohon aren inilah yang membuatnya tidak bisa untuk langsung dikonsumsi. Getah buah ini mengandung kristal kalsium oksalat berbentuk jarum (raphides) yang dapat menyebabkan iritasi atau gatal jika bersentuhan dengan kulit. Untuk menghilangkannya butuh proses pengolahan yang panjang. Buah aren yang telah kita petik kemudian dipisahkan dari tangkainya lalu kemudian direbus atau dibakar selama berjam-jam lamanya dengan tujuan untuk menghilangkan getahnya.
Setelah proses perebusan buah aren kemudian didinginkan dan dikupas untuk diambil daging buahnya yang kemudian kita sebut dengan kolang-kaling. Kolang-kaling dicuci kembali untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran kemudian direndam dalam air kapur selama beberapa hari. Proses perendaman ini bertujuan untuk membuat kolang-kaling menjadi lebih kenyal dan awet.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....