Pilih Komunitas dan Jangan Asal Ikutan, Berikut Tipsnya
- 20 Jan 2025 23:03 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Bersosialisasi adalah salah satu kebutuhan manusia. Salah satu cara orang bersosialisasi adalah dengan bergabung dengan komunitas tertentu. Beragam jenis komunitas banyak ditemukan di sekitar kita. Ada komunitas berdasarkan kesamaan profesi, hobi atau juga karena persamaan dalam hal pendidikan.
Ali Usman Simatupang, anggota komunitas Pecinta Kopi Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengaku, meski bergabung dengan komunitas memberikan banyak manfaat bagi diri sendiri dan orang lain, namun memilih komunitas yang tepat tidak selalu mudah.
Ada banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan komunitas mana yang akan dipilih. Berikut, ada beberapa tips untuk memilih komunitas yang tepat versi Usman Simatupang, Senin (20/1/2025);
1.Sesuaikan dengan Minat dan Bakat
Bergabung dengan komunitas sudah seharusnya akan memberikan peluang bagus untuk minat dan bakat anda, agar dapat berkembang menjadi lebih baik. Sebuah komunitas dapat menjadi tempat belajar yang baik. Lagi pula, pasti akan lebih menyenangkan bila anda bergabung dengan orang-orang yang memilik minat yang sama.
2.Tentukan Sesuai Kebutuhan
Anda perlu menentukan apa yang dibutuhkan dari sebuah komunitas. Dengan memastikan hal tersebut, anda dapat memilih komunitas yang paling sesuai. Kendati, bergabung dengan komunitas umumnya relasi tidak berjalan satu arah.
3.Cek Reputasi Komunitas
Anda dapat menanyakan reputasi sebuah komunitas kepada orang-orang yang anda kenal yang sudah terlebih dahulu bergabung. Jika tak ada anggota yang dikenal, anda dapat memeriksa reputasinya melalui media sosial yang mereka miliki. Biasanya komunitas yang aktif sering mem-posting kegiatan-kegiatan mereka. Anda dapat menilai, apakah kegiatan komunitas tersebut sesuai dengan yang anda inginkan atau tidak.
4.Sesuaikan Dengan Kemampuan
Anda harus memahami, bergabung dengan sebuah komunitas memerlukan komitmen. Karena itu anda sudah seharusnya mempertimbangkan kemampuan dan memahami hal-hal yang menjadi keterbatasan anda.
5.Cermati Lokasi
Anda perlu bijaksana memilih lokasi komunitas. Jika mobilitas adalah kelemahan, misalnya karena tak memiliki kendaraan atau mudah mabuk perjalanan, pertimbangkan untuk memilih komunitas yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal anda. Dengan begitu, tidak akan terkendala saat harus menghadiri pertemuan-pertemuan dengan sesama anggota.
6.Perhatikan Komitmen Waktu
Jika anda tergolong orang sibuk, jangan memilih komunitas yang mengharuskan anggotanya sering bertemu dalam durasi lama. Cermati juga jadwal yang mereka buat. Pilih komunitas yang tak membuatmu harus memilih hadir di sana atau bekerja misalnya.
7.Realistis
Jika anda tak punya banyak waktu, jangan mengajukan diri sebagai tim inti dari komunitas yang mungkin membutuhkan banyak waktu mengurus berbagai hal. Meski sebagai anggota, anda tetap dapat berkontribusi untuk komunitas sesuai kemampuan. Ingatlah bahwa tujuan bergabung dengan komunitas adalah untuk memaksimalkan potensi diri, bukan untuk membuat pikiran stres.
8.Pastikan Nilai-Nilai Komunitas
Ini merupakan hal yang penting karena menyangkut ketenangan hati dan pikiran. Anda perlu memastikan bahwa komunitas yang diikuti menjalankan nilai-nilai yang sesuai dengan hati anda. Misalnya, anda termasuk orang yang tak nyaman dengan segala bentuk pencitraan. Jika demikian, sebaiknya anda tak bergabung dalam komunitas yang kerap memamerkan hal-hal yang terkesan baik namun dilebih-lebihkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....