Berdoa dalam Islam dan Cara Meminta Kepada Allah

  • 07 Jan 2025 13:11 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Dalam berdoa, umat Islam diajarkan untuk meminta hanya hal-hal yang baik dan tidak bertentangan dengan syari'at. Meminta hal yang dilarang, seperti memutuskan tali persaudaraan atau berdoa untuk keburukan, tentu tidak akan diterima oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa doa yang dipanjatkan oleh seorang Muslim bisa dikabulkan dengan tiga cara. Pertama, doa bisa langsung dikabulkan oleh Allah. Kedua, doa bisa ditunda untuk diberikan di akhirat sebagai pahala. Ketiga, doa bisa dihindarkan dengan sesuatu yang buruk yang setara dengan permohonan doa tersebut.

“Oleh karena itu, umat Islam harus yakin bahwa setiap doa yang dipanjatkan, meskipun tidak segera dikabulkan, tetap memiliki nilai kebaikan dan keberkahan dari Allah,” kata Ustad Irfan Zulfikar, M.Ag dalam Program Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Pekanbaru, Selasa (7/1/2024).

Doa yang baik adalah doa yang tulus dan sesuai dengan ajaran agama. Umat Islam diajarkan untuk tidak meminta hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Berdoa dengan niat yang baik dan berharap kepada Allah agar doa tersebut memberikan manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.

“Waktu-waktu terbaik untuk memanjatkan doa, sebenarnya ada banyak. Di sepertiga malam, waktu ketika hujan, ketika sedang adzan, apalagi dibulan Ramadhan nanti, waktu ketika sahur, berpuasa dan berbuka itu juga merupakan waktu waktu terbaik doa kita bisa di ijabah Allah SWT,” ucap Ustad Irfan Zulfikar, M.Ag.

Dijelaskan hal ini menunjukkan bahwa doa bukan hanya untuk memenuhi keinginan duniawi, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meskipun doa tidak selalu dikabulkan segera, umat Islam diajarkan untuk tidak berburuk sangka kepada Allah. Sebagaimana disebutkan dalam hadis qudsi, "Aku akan memberikan kepada hamba-Ku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku."

Menurut Dia doa adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam segala situasi. Baik dalam kesulitan maupun kebahagiaan, seorang hamba yang beriman harus terus berdoa dan tidak pernah berputus asa. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berprasangka baik dan yakin bahwa Allah SWT akan memberikan yang terbaik untuk kita pada waktu yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....