Mengenal Eselon: Manajemen Struktur Jabatan Sektor Publik

  • 22 Des 2024 18:27 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Eselon adalah istilah yang digunakan dalam sektor publik untuk menunjukkan tingkat atau hierarki jabatan dalam struktur organisasi pemerintahan karena setiap eselon mencerminkan posisi dengan tanggung jawab, kewenangan, dan peran manajerial tertentu, yang biasanya diklasifikasikan menggunakan kode atau angka. Secara umum, eselon terbagi menjadi beberapa tingkatan, mulai dari eselon teratas yang biasanya menduduki posisi strategis dan pengambil kebijakan, hingga eselon dengan tanggung jawab operasional.

Penomoran atau pengkodean eselon, seperti Eselon I dan II, III, dan seterusnya, membantu mengidentifikasi posisi jabatan tersebut dalam hierarki. Apakah jabatan eselon masih berlaku? Jawabannya adalah masih, namun telah mengalami penyederhanaan. Jika sebelumnya terdapat lima tingkatan eselon, kini hanya tersisa dua tingkatan yang tetap disebut sebagai jabatan eselon, yaitu Eselon I dan Eselon II.

Penyederhanaan ini merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di sektor pemerintahan. Dengan memangkas jenjang eselon, proses pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat dan birokrasi lebih ramping. Namun, Eselon I dan II tetap dipertahankan karena perannya yang strategis dalam perumusan kebijakan dan pengawasan di level manajerial tertinggi.

lantas bagaimana dengan Eselon III, IV, dan V? Eselon III, IV, dan V kini dialihkan menjadi Jabatan Fungsional berdasarkan PermenPANRB Nomor 17 Tahun 2021. Perubahan ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping, efisien, dan berbasis kompetensi, sehingga mendukung peningkatan profesionalisme dan produktivitas aparatur negara.

Selain memberikan kejelasan struktural, sistem eselon juga menjadi acuan dalam proses pengangkatan, promosi, dan pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Dengan adanya eselon, diharapkan setiap individu dalam organisasi memahami perannya masing-masing serta kontribusinya terhadap pencapaian tujuan institusi.

Berikut penjelasan terkait Eselon yang dikutip dari laman blog.myskill.id :

1.Tingkatan Eselon

Tingkatan eselon dalam organisasi pemerintahan dapat berbeda-beda tergantung pada struktur dan kebutuhan instansi atau lembaga tertentu. Secara umum, eselon dikelompokkan dalam beberapa jenjang, mulai dari tingkatan paling rendah hingga yang tertinggi, mencerminkan perbedaan tanggung jawab dan kewenangan. Beberapa instansi mengadopsi sistem eselon yang lebih kompleks dengan jumlah tingkatan yang lebih banyak untuk menyesuaikan dengan fungsi organisasi yang spesifik, sementara instansi lainnya menerapkan struktur yang lebih sederhana dan ramping.

2.Gaji Eselon

Gaji untuk setiap tingkat eselon umumnya ditentukan oleh kebijakan pemerintah atau instansi terkait. Pejabat eselon biasanya menerima gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan pegawai non-eselon pada tingkatan yang setara, karena tanggung jawab dan kewenangan yang lebih besar diemban oleh mereka. Selain itu, besaran gaji dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan lokasi penugasan, sehingga memungkinkan adanya variasi antar individu atau instansi.

3.Tunjangan Jabatan Eselon

Gaji untuk setiap tingkat eselon umumnya ditentukan oleh kebijakan pemerintah atau instansi terkait. Pejabat eselon biasanya menerima gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan pegawai non-eselon pada tingkatan yang setara, karena tanggung jawab dan kewenangan yang lebih besar diemban oleh mereka. Selain itu, besaran gaji dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan lokasi penugasan, sehingga memungkinkan adanya variasi antar individu atau instansi.

4.Kesimpulan

Eselon merupakan sistem jenjang jabatan yang diterapkan di banyak instansi pemerintah untuk menata struktur organisasi dan hierarki jabatan secara sistematis. Sistem ini membantu pembagian tugas dan tanggung jawab menjadi lebih terstruktur, sekaligus memastikan pejabat di setiap tingkatan menerima penghargaan yang sepadan dengan tanggung jawab serta kewenangan yang diemban. Pejabat eselon umumnya mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan pegawai non-eselon pada level yang setara, ditambah dengan berbagai tunjangan jabatan sebagai bentuk kompensasi atas peran dan kontribusinya dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....