Tips Menyimpan Bawang Merah Utuh Tahan Berbulan-bulan
- 20 Des 2024 07:22 WIB
- Saumlaki
KBRN, Saumlaki: Bawang merah adalah salah satu bumbu dapur yang paling sering digunakan. Masak tanpa bawang merah rasanya jadi kurang gurih dan sedap. Selain itu, bawang merah juga mengandung sejumlah nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, sodium, kalium, karbohidrat, kalsium, protein, dan masih banyak lagi.
Bawang merah adalah salah satu jenis umbi lapis yang memang dikenal memiliki sifat mudah mengalami kerusakan. Kerusakan yang dialami bisa berupa pelunakan umbi, kebusukan, keropos, keriput, berjamur, dan juga tumbuhnya akar dan tunas.
Nah, ternyata ada cara khusus untuk menyimpan bawang merah agar tidak terbuang sia-sia, Berikut ini adalah tips menyimpan bawang merah yang bisa kamu ikuti
Ada beberapa cara menyimpan bawang merah, yang khusus untuk diterapkan pada bawang merah yang utuh yaitu:
1. Pisahkan dari jenis bawang yang lain
Biasanya, beli bawang merah akan sepaket dengan beli bawang putih. Mungkin kadang juga sekalian bawang bombay.
Walaupun semuanya sama-sama bawang, penyimpanan bawang merah utuh sebaiknya tidak di tempat yang sama dengan jenis bawang lainnya. Sebab, masing-masing sayuran mengeluarkan gas yang berbeda.
Termasuk bawang merah berbeda dengan bawang putih dan bawang bombay, juga berbeda dengan sayuran lainnya. Jika bercampur, akan ada efek penguapan gas yang justru mempercepat proses pembusukan satu sama lain.
2. Susun di wadah dengan sirkulasi baik
Setelah bawang merah dipisahkan dari jenis bawang lainnya, pastikan bawang merah sudah dalam kondisi kering. Kalau masih agak lembab atau terkena air, bisa kamu jemur sebentar di bawah sinar matahari.
Selanjutnya, letakkan bawang merah di wadah yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Wadahnya lebih baik terbuka dan memiliki pori-pori atau ventilasi, misalnya keranjang kecil atau nampan.
Usahakan juga untuk tidak menumpuk bawang terlalu banyak dan padat supaya sirkulasi udara tetap bisa terjadi.
3. Letakkan di tempat yang tepat
Bawang merah adalah salah satu sayuran yang sensitif terhadap lingkungan yang lembab. Inilah alasan kenapa bawang merah tidak boleh langsung disimpan dalam kulkas jika masih dalam bentuk utuh.
Jika langsung disimpan, bawang merah malah akan menyerap banyak uap air dan lebih cepat busuk, atau bisa lebih cepat bertunas.
Cara menyimpan bawang merah utuh yang baik adalah dengan meletakkan wadah penyimpanan bawang merah di tempat dengan suhu ruang, kering, dan tidak lembab.
Ingat juga untuk menyimpan bawang merah di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, ya! Paparan sinar secara langsung bisa membuat rasa bawang merah berubah jadi lebih pahit.
Selain itu, yang perlu kamu perhatikan adalah jangan sampai meletakkan bawang merah dekat dengan buah-buahan atau kentang. Sebab, buah-buahan saat disimpan mengeluarkan gas etilen yang berfungsi membantu proses pematangan sayuran. Gas ini rawan bikin bawang lebih cepat busuk.
Sedangkan kentang jika disimpan akan mengeluarkan gas dengan kadar kelembapan yang cukup tinggi. Ini juga bisa berpengaruh pada kesegaran bawang merah, begitu seperti dikutip dari Indonesia Chef Association.
4. Jemur sesekali agar tahan lebih lama
Meskipun bawang merah tidak boleh disimpan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung, tapi ada rekomendasi cara menyimpan bawang merah dengan menjemur secara berkala.
Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi kadar kelembapan di permukaan bagian dalam bawang merah yang masih tertutup kulit.
Lebih baik lagi kalau kamu bisa menemukan spot menjemur bawang merah yang ada panas matahari tidak langsung. Misalnya tempat teduh di balkon atau teras tempat tinggal kamu, atau di dekat jendela.
Durasi menjemurnya juga nggak perlu lama-lama, ya! 10-15 menit saja sudah cukup.
Dengan memperhatikan 4 langkah menyimpan bawang merah utuh ini, diperkirakan stok bawang merah kamu dapat bertahan dalam kondisi baik hingga satu sampai dua bulan!
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....