Fakta Menarik di Balik Keindahan Bunga Kamboja
- 18 Des 2024 16:34 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Bunga kamboja (Plumeria) merupakan salah satu bunga yang sering ditemui di Indonesia. Meskipun begitu, pohon kamboja sejatinya berasal dari Amerika Tengah dan ditemukan oleh seorang botanis asal Prancis bernama Charles Plumier. Tanaman tropis ini terkenal dengan bunga yang indah dan warnanya yang mencolok.
Berikut adalah sederet fakta menarik tentang bunga kamboja dari idntimes:
1. Sengaja Ditanam di Area Pemakaman
Bunga kamboja kerap ditemui di area pemakaman, dan hal ini sering dikaitkan dengan cerita mistis. Namun, ada penjelasan logis mengenai hal ini. Bunga kamboja tidak memerlukan perawatan rumit. Meskipun tanpa pupuk dan penyiraman rutin, bunga ini tetap tumbuh subur berkat penguraian organik dari jasad yang ada di sekitar. Selain itu, bunga kamboja memiliki keunikan, yaitu kelopaknya yang akan rontok sebelum bunga tersebut layu. Kelopak bunga yang jatuh ke tanah dalam keadaan segar dan harum ini memberikan kesan positif, karena area pemakaman tetap harum dan dipenuhi bunga meski tanpa pengunjung.
2. Pernah Digunakan Sebagai Senjata
Siapa sangka jika bunga kamboja pernah digunakan sebagai senjata? Bukan kelopak bunga yang dimanfaatkan, melainkan getahnya. Getah dari bunga kamboja Jepang (Adenium) digunakan oleh masyarakat Afrika sebagai racun untuk berburu. Mereka mengoleskan getah tersebut pada ujung panah untuk memburu hewan besar. Getah ini mengandung racun mematikan, sehingga sangat penting untuk berhati-hati apabila menanam adenium di rumah, terutama untuk menjaga agar anak-anak tidak terkena getahnya yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare.
3. Sebagai Sarana Upacara Keagamaan
Di Jawa, bunga kamboja sering ditemukan di area perkuburan, namun di Bali, bunga ini memiliki peran yang lebih cerah. Di Bali, bunga kamboja dikenal dengan nama bunga jepun dan sering ditemukan di pekarangan rumah maupun di dekat pura. Bunga kamboja memiliki dua peran penting dalam kepercayaan Hindu, yaitu sebagai simbol Dewa Siwa dan sebagai bagian dari sarana upacara keagamaan. Dalam upacara, bunga kamboja biasanya diletakkan dalam sesajen untuk dipersembahkan kepada leluhur.
4. Memiliki Banyak Jenis
Bunga kamboja memiliki berbagai jenis dan warna yang bervariasi. Beberapa di antaranya memiliki kelopak putih kekuningan, sementara lainnya berwarna merah muda. Biasanya, bunga kamboja memiliki lima kelopak, namun ada juga yang memiliki empat atau enam kelopak. Berikut beberapa jenis bunga kamboja yang sering dijumpai di Indonesia:
- Plumeria Obtusa / Singapore Graveyard Flower
- Plumeria Kok Putih
- Adenium Obesum / Kamboja Jepang
- Plumeria Pudica
- Plumeria Bali-Whirl
Jenis-jenis bunga ini kerap dijadikan tanaman hias di pekarangan rumah, dan memiliki variasi yang beragam, terutama adenium.
5. Bunga Nasional Negara Laos
Bunga kamboja merupakan bunga nasional negara Laos, di mana bunga ini dikenal dengan nama dok champa (dok berarti bunga, dan champa berarti kamboja). Di Laos, bunga ini dapat ditemukan di banyak tempat, dan sering berwarna kuning putih atau kuning merah. Dok champa dianggap simbol ketulusan, kegembiraan, dan keberuntungan. Oleh karena itu, bunga kamboja sering ditanam di klenteng atau kuil, serta digunakan dalam berbagai upacara keagamaan dan penyambutan tamu. Nama dok champa juga sering disematkan pada nama-nama bangunan, seperti hotel, restoran, atau penginapan, dengan harapan usaha atau bisnis yang dijalankan akan memperoleh keberuntungan.
6. Punya Banyak Manfaat Kesehatan
Meski sering dianggap sebagai bunga mistis, bunga kamboja juga memiliki banyak manfaat kesehatan dan kecantikan. Di China dan Korea, bunga kamboja sering diolah dan dikeringkan untuk dibuat teh, yang berkhasiat meredakan demam, mengurangi stres, dan mengatasi radang tenggorokan. Selain itu, bunga kamboja juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk mengobati sakit kepala, mengurangi sakit punggung, serta mengurangi pembengkakan. Bunga ini juga dikenal mampu melembabkan kulit, menjaga kesehatan kulit, serta memiliki sifat anti-penuaan dan anti-inflamasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....