Pentingnya Peran Perempuan dalam Keluarga
- 18 Des 2024 13:58 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Perempuan memiliki peran yang penting dalam keluarga. Dalam agama Islam, ada beberapa yang bisa dilakukan bagi perempuan untuk menciptakan keluarga bahagia dunia hingga akhirat.
Ustazah Siti Amiroh S.Ag mengatakan, perempuan memiliki tanggungjawab besar dalam membangun, menjaga, dan mengarahkan keluarga untuk keutuhan, keselamatan, kebahagiaan dunia hingga akhirat.
“Keluarga itu pondasi utama dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara. Perempuan sebagai istri atau ibu, punya posisi penting dan urgen dalam menentukan arah nilai yang dianut keluarga,” ujar dia saat menjadi narasumber Mutiara Pagi Pro 1 RRI Madiun, Senin (16/12/2024) lalu.
Amiroh mengatakan, tantangan kehidupan sekarang ini luar biasa. “Seperti pengaruh media sosial, globalisasi budaya, kemajuan teknologi informasi. Tantangan lain, perempuan memiliki aktivitas tinggi karena ada yang harus bekerja,” ujar dia.
Untuk itu, perempuan dalam arti istri atau ibu dalam keluarga harus paham peran mereka. Beberapa peran, diantaranya;
1). Menjaga keharmonisan keluarga
“Dalam Islam, peran perempuan adalah menjaga keharmonisan rumah tangga,” ujar dia. Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 21 dijelaskan, ‘Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja'ala bainakum mawaddataw wa raḥmah, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn’.
Artinya, ‘Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir’.
“Di sini, seorang perempuan utamanya menjadi istri harus bisa membuat ketenangan, kenyamanan, rasa kasih sayang dalam keluarga,” ujar dia. Untuk mewujudkan itu, jelas Amiroh, istri harus bisa memerankan tugaskan.
“Dimana istri itu menjadi pasangan suaminya. Baik secara biologis maupun psikologis, jasmani maupun rohani,” ujar Amiroh.
Lebih lanjut, Amiroh mengatakan, seorang suami dan istri, itu seperti pakaian yang melindungi. “Bahwa mereka, para perempuan itu adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian baginya,” ujar dia.
Artinya, jelas Amiroh, suami dan istri ibarat sebuah pakaian yang harus bisa menjaga. “Sebagaimana fungsi pakaian, diantaranya sebagai pelindung tubuh dari keadaan dan cuaca, jadi suami istri harus bisa melindungi dari marabahaya kehidupan di dunia,” ujar dia.
Pakaian juga bisa sebagai penutup tubuh. “Dalam keluarga, seorang istri harus bisa menjaga kekurangan dalam keluarga atau suaminya. Jangan sampai istri mengumbar, menceritakan aib suami dan keluarga,” ujar Amiroh.
Serta, pakaian itu juga bisa sebagai aksesoris yang bisa membuat bangga pemakainya. “Pakaian itu tidak harus baru, namun bisa membuat baik yang memakai. Artinya, istri bisa menjadi kebanggaan suami,” ucap dia.
2). Sebagai manajer rumah tangga.
Di sini, adalah peran istri atau ibu dimana mereka memiliki peran yang luar biasa yaitu sebagai manajer dan yang mengatur rumah tangga. “Artinya, bisa mengatur, mengelola, dan evaluasi yang ada di dalam rumah tangga,” ujar dia.
Dengan diatur baik, jelas Amiroh, sehingga bisa menciptakan keluarga yang menyenangkan, menyejukkan, dan mengantarkan kebahagiaan. “Saat suami pulang rumah menjadi tempat ternyaman. Seorang istri menjadikan suasana rumah yang damai dan tentram,” ujar dia. Istri juga harus bisa mengatur dalam keuangan.
3). Peran dalam pendidikan anak
Amiroh mengatakan, pentingnya peran perempuan dalam keluarga adalah dalam pendidikan. “Sesibuk apapun, karir apapun, jangan melupakan kewajiban sebagai ibu yaitu pendidikan anak,” ucap dia.
Menurut Amiroh, karakter anak, akan dipengaruhi bagaimana pendidikan dalam keluarga. “Bagaimana ibu merawat dan membesarkan dengan penuh kasih sayang. Jangan sampai peran ibu digantikan oleh yang lain, yang tidak memberikan sedikitpun pendidikan pada anak. Cari waktu untuk memberikan kasih sayang pada anak,” ucap dia.
4). Menguatkan nilai keimanan dalam keluarga.
“Seorang perempuan, istri atau ibu harus bisa menguatkan nilai keimanan dalam keluarga. Harus bisa menjaga diri dan keluarga dari api neraka,” ujar Amiroh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....