Ini Efeknya Matikan Motor Matic dengan Standar Samping

  • 15 Des 2024 22:32 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Motor matic memiliki sederet fitur keselamatan, salah satunya mesin tak bisa dinyalakan ketika standar samping diturunkan. Namun fungsi ini kerap digunakan tidak semestinya seperti dipakai untuk mematikan mesin ketika mau parkir.


Fitur ini namanya side stand switch. Efek lain fitur ini yang berupa mematikan mesin kerap jadi kebiasaan banyak pengendara dan sebagian besar dari mereka tak tahu dampak negatinya bila sering dilakukan, mulai dari masalah kelistrikan hingga risiko pencurian.


cara kerja fitur keselamatan ini terbilang cukup sederhana. Di bagian engsel putar standar atau bisa juga disebut bagian titik pivot, terdapat saklar yang menghubungkan standar dengan ECM atau Engine Control Module.


Dengan demikian, ketika standar samping diturunkan, maka mesin motor tidak bisa dinyalakan dengan cara apa pun. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan standar sudah dinaikkan ketika pengendara akan mulai menjalankan motor.


Dikutip dari Momotor.id sabtu (14/12/2024) mematikan mesin motor dengan fitur Side Stand Switch pada standar samping sebenarnya tak direkomendasikan. Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka bisa berakibat pada borosnya aki.


Karena pada motor matic, banyak bagian yang butuh kelistrikan dan tidak otomatis langsung mati saat pengendara mengaktifkan standar samping. Jika motor dimatikan bukan dengan cara memutar tombol power off mesin bisa membuat daya pada aki cepat terkuras.


Pengisian arus pada aki bergantung pada putaran mesin motor. Saat mesin motor matik dalam kondisi mati akibat mengaktifkan standar samping bisa membuat pengisian arus ke aki jadi terhenti. Banyak perangkat yang tetap butuh arus listrik dari aki.


Mematikan mesin motor dengan standar samping secara sering dapat menyebabkan beberapa risiko, seperti:


1. Kerusakan sistem kelistrikan


Mematikan mesin dengan standar samping dapat merusak sensor dan saklar standar samping.


2. Penurunan kinerja mesin


Mematikan mesin secara tiba-tiba dapat membuat mesin mengalami perubahan suhu drastis yang bisa mempengaruhi komponen internalnya.


3. Kerusakan pada busi


Mematikan mesin dengan standar samping dapat menyebabkan busi tidak berfungsi dengan baik.


4. Kerusakan pada ECU


Mematikan mesin secara tiba-tiba dengan standar samping dapat mengganggu fungsi ECU.


5. Aki tekor


Mematikan mesin dengan standar samping dapat membuat aki tekor karena listriknya terus dikuras.


6. Kode error


Mematikan mesin dengan standar samping secara terus-menerus dapat membuat kode error di motor muncul.


Untuk menghindari risiko-risiko tersebut, sebaiknya mematikan mesin dengan memutar kunci kontak utama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....