Pengen Makan Krupuk Pas Diet? Mending Pilih Sayuran Crunchy
- 30 Nov 2024 13:04 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : "Makan tanpa krupuk gak rame rasanya”, ungkapan ini sering kali kita dengar saat kita berkumpul dan makan bersama teman. Trus kalau lagi diet, boleh tidak ya makan krupuk??
Meskipun rasanya enak, krupuk tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena bisa berakibat buruk bagi kesehatan.
Menurut dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes, Akp dari Aplikasi Konsultasi Online Hello Sehat “Kerupuk adalah hidangan pelengkap yang hampir ada di setiap makanan Indonesia. Makan kerupuk biasanya tidak cukup satu buah saja. Pasti akan ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Tanpa sadar sekantung penuh kerupuk mungkin bisa langsung habis kita lahap. Sayangnya, kerupuk memang ringan di tangan, tapi kalorinya tinggi. Walaupun banyak jenisnya, semua kerupuk memiliki bahan dasar yang sama yakni tepung tapioka dan tepung beras. Ini yang menjadi alasan kenapa kerupuk harus dibatasi saat sedang diet”, Jelasnya.
Selain itu kita juga harus memperharikan cara pengolahannya. Kerupuk yang digoreng dengan minyak goreng, dengan pasir (kerupuk upil), menggunakan microwave, atau dengan dipanggang di oven / air fryer tentu kandungan kalorinya berbeda. Secara garis besar penggunaan minyak goreng menambah kandungan kalori dalam kerupuk.
dr. Andreas menambahkan, Kerupuk memang tidak tergantikan. Tapi kita masih bisa mendapatkan “kerenyahan” dari bahan makanan yang lainnya seperti sayuran sebagai pengganti.
"Kita juga bisa memakan sayuran mentah yang memiliki tekstur crunchy seperti kol (kubis), timun, selada, sawi putih, atau jenis “lalapan” lainnya", tambahnya.
Diet tidak melulu soal asupan kalori dan olahraga. Diet juga adalah soal mindset atau pola pikir. Namun jika pola pikir kita fokus pada diet yang sehat, kita pasti akan lebih memilih mengganti kerupuk dengan makanan lainnya yang lebih tinggi kandungan nutrisinya. Selain lebih sehat, makanan tinggi nutrisi juga membuat kita kenyang lebih lama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....