Mengenal Pranata Mangsa, Perhitungan Waktu dalam Masyarakat Jawa
- 28 Nov 2024 09:58 WIB
- Surakarta
Perhitungan waktu ini dilakukan oleh masyarakat Jawa untuk mengatur waktu berdasarkan musim yang berpengaruh pada aktivitas pertanian dan kehidupan sehari-hari. Dalam hitungan satu tahun terdapat 12 musim atau mangsa, masing-masing musim memiliki pengaruh terhadap aktivitas masyarakat Jawa, misalnya bercocok tanam, pergi ke laut, dan lain-lain.
Mangsa Kasa
Musim ini terjadi selama 41 hari (22 Juni – 1 Agustus). Pada musim ini biasanya ditandai dengan daun yang berguguran, mulai menanam palawija, belalang mulai bertelur.
Mangsa Karo atau Pusa
Musim ini terjadi selama 23 hari (2 Agustus – 24 Agustus). Musim ini ditandai dengan palawija mulai bertumbuh, pohon randu mulai bersemi, tanah mulai retak.
Mangsa Katiga atau Katelu
Musim ini terjadi selama 24 hari (25 Agustus – 17 September). Pada musim ini ditandai dengan tumbuhan yang menjalar mulai merambat di lanjaran, pohon mambu tumbuh, palawija siap dipanen.
Mangsa Kapat
Musim ini terjadi selama 24 hari (18 September – 12 Oktober). Musim ini ditandai dengan kekurangan air, sumur yang mengering, pohon randu mulai berbuah, burung Manyar membuat susuh.
Mangsa Kalima
Musim ini terjadi selama 27 hari (13 Oktober – 8 November). Ditandai dengan adanya hujan, pohon asam bertunas, tumbuhan gadhung dan kunyit mulai tumbuh daunnya, ular mulai keluar.
Mangsa Kanem
Musim ini terjadi selama 43 hari (9 November – 21 Desember). Ditandai dengan buah-buahan yang sudah matang, sawah mulai digaru atau diratakan.
Mangsa Kapitu
Musim ini terjadi selama 43 hari (22 Desember – 2 Februari). Pada musim ini ditandai dengan banyak yang sakit perut dan panas, banyak sungai banjir, para petani mulai menanam padi.
Mangsa Kawolu
Musim ini terjadi selama 26 hari (3 Februari – 30 April). Musim ini ditandai dengan kucing yang mulai dijodohkan, padi mulai berkembang dan banyak hama.
Mangsa Kasanga
Musim ini terjadi selama 25 hari (1 Maret – 25 Maret). Musim ini ditandai dengan munculnya jangkrik, tonggeret mulai bersuara, padi mulai keluar bulirnya.
Mangsa Kasepuluh
Musim ini terjadi selama 24 hari (26 Maret – 18 April). Pada musim ini ditandai dengan hewan-hewan banyak yang hamil, burung membuat susuh, padi sudah merunduk.
Mangsa Kasawelas atau Dhesta
Musim ini terjadi selama 23 hari (19 April – 11 Mei). Ditandai dengan burung yang menyuapi anaknya,.
Mangsa Karolas atau Sadha
Musim ini terjadi selama 41 hari (12 Mei – 21 Juni). Pada musim ini ditandai dengan hawa yang dingin, jarang ada orang yang berkeringat, masa panen sudah berakhir.
Dengan adanya pemahaman tentang pranata mangsa, masyarakat Jawa dapat mengoptimalkan kehidupan mereka, terutama dalam hal pertanian, kebudayaan, atau hubungan sosial yang saling mendukung untuk keberlangsungan hidup. (Dhea, Ali Marsudi)
Sumber Referensi : Buku Seputar Budaya Jawa
(Sulaksono, Djoko. 2016. Seputar Budaya Jawa. Surakarta: CakraBooks Solo.)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....