Penyebab Bayi Menangis Malam Hari, Dan Cara Mengatasinya

  • 26 Nov 2024 11:47 WIB
  •  Bengkalis

KBRN,Bengkalis: Ternyata ada beberapa alasan mengapa bayi sering menangis di malam hari, Bunda. Agar Bunda tidak merasa stres dan bingung dalam menghadapinya, yuk, cari tahu apa saja penyebab bayi menangis di malam hari dan bagaimana cara mengatasinya.

Menangis adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan bayi untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya atau dibutuhkannya. Dikutip dari Alodokter Dalam sehari, bayi dapat menangis setiap 1–3 jam atau bahkan lebih sering dari itu. Pahami beberapa penyebab umum bayi menangis di malam hari berikut ini:

1. Kolik

Salah satu penyebab utama bayi menangis di malam hari adalah kolik. Kolik pada bayi biasanya ditandai dengan tangisan keras yang berlangsung lama, bahkan bisa lebih dari 3 jam dalam sehari. Kondisi ini sering terjadi ketika bayi berusia sekitar 3 minggu dan meningkat saat usia bayi memasuki 4–6 minggu. Biasanya, tangisan akibat kolik akan berkurang setelah bayi berusia 6 minggu dan hilang sepenuhnya ketika bayi mencapai usia 12 minggu.

Tangisan kolik di malam hari bisa membuat Bunda panik, namun cobalah untuk menenangkan Si Kecil dengan cara menggendongnya atau membaringkannya di pangkuan Bunda sambil mengusap punggungnya dengan lembut. Ini dapat membantu menenangkan bayi dan mengurangi tangisannya.

2. Lapar

Bayi juga bisa menangis di malam hari karena merasa lapar. Selain menangis, tanda bayi lapar lainnya bisa berupa gerakan tangan yang memasukkan ke mulut atau mengisap bibir. Jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda ini, segera berikan susu.

Untuk mencegah bayi menangis karena lapar di malam hari, Bunda bisa mencatat waktu menyusu bayi. Pasang alarm agar bisa memberikan susu sesuai jadwal, bahkan sebelum bayi menangis atau rewel karena kelaparan.

3. Popok Basah

Popok yang basah atau penuh bisa membuat bayi merasa tidak nyaman, yang kemudian menyebabkan tangisan di malam hari. Sebelum tidur, pastikan untuk memeriksa popok Si Kecil. Jika popok sudah basah, segera ganti dengan popok baru agar bayi tidur nyenyak tanpa terganggu.

4. Kelelahan

Menangis di malam hari juga bisa menjadi bagian dari proses tumbuh kembang bayi. Setelah keluar dari rahim, bayi mulai mengenal dunia sekitarnya, dan hal-hal baru ini bisa membuat otaknya bekerja lebih keras. Akibatnya, Si Kecil bisa merasa kelelahan dan menjadi rewel pada malam hari.

5. Kesepian

Pada malam hari, ketika suasana sepi dan hanya ada bayi yang terjaga, Si Kecil mungkin merasa kesepian dan menangis karena membutuhkan perhatian. Jika bayi menangis karena merasa kesepian, tangisannya biasanya akan mereda begitu melihat wajah Bunda, mendengar suara Bunda, atau saat Bunda menyentuhnya.

6. Ingin Bergerak

Terkadang, bayi merasa bosan setelah seharian terbaring di tempat tidur dan merasa perlu bergerak. Walaupun Bunda mungkin merasa lelah, cobalah untuk menggendong Si Kecil agar tangisannya mereda. Jika Bunda merasa kelelahan, Bunda bisa meminta bantuan suami untuk membantu menggendong bayi.

7. Rasa Tidak Nyaman

Terkadang, tangisan bayi di malam hari disebabkan oleh rasa tidak nyaman, seperti suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin, atau pakaian yang terlalu ketat. Pastikan bayi tidur dalam suasana yang nyaman, dengan suhu yang pas dan pakaian yang sesuai.

Namun, selain penyebab-penyebab di atas, Bunda juga perlu waspada jika tangisan bayi tidak seperti biasanya. Bayi yang menangis karena gangguan kesehatan biasanya akan disertai gejala lain seperti demam, diare, muntah, lesu, atau tidak nafsu makan. Jika tangisan bayi terdengar melengking atau sangat keras, ini bisa menandakan rasa sakit, dan sebaiknya segera hubungi dokter.

Dengan mengetahui berbagai penyebab bayi menangis di malam hari, Bunda akan lebih siap dan tenang dalam menghadapi tangisan Si Kecil. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika merasa kesulitan atau cemas!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....