Fakta Ikan Lele Hewan Nokturnal dan Kumis
- 24 Nov 2024 06:17 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis : Ikan lele adalah jenis ikan air tawar yang termasuk dalam keluarga Clariidae dan dikenal dengan ciri-ciri fisiknya yang khas, seperti tubuh licin tanpa sisik dan kumis panjang di sekitar mulutnya. Lele merupakan salah satu ikan yang banyak dibudidayakan di berbagai negara, terutama di Indonesia, karena mudah beradaptasi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Berikut adalah beberapa fakta unik mengenai ikan lele yang dirangkum dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DKPP Buleleng sebagai berikut:
1.Tingkah Laku Ikan Lele
Ikan lele termasuk hewan nokturnal, yang berarti ia aktif di malam hari. Pada siang hari, ikan lele cenderung bersembunyi di tempat yang lebih gelap, dalam, dan teduh, seperti di bawah bebatuan atau benda-benda lain yang berada di dasar perairan. Lele keluar pada malam hari untuk mencari makan dan melakukan aktivitas lainnya.
2.Tanpa Sisik
Berbeda dengan kebanyakan ikan air tawar, ikan lele tidak memiliki sisik pada tubuhnya. Jika Anda memegang tubuh ikan lele, Anda akan merasakan permukaannya yang licin tanpa adanya sisik yang menutupi tubuhnya. Hal ini menjadikannya unik di antara jenis ikan lainnya.
3. Lele Jenis Listrik
Lele listrik (Malapterurus electricus) adalah jenis lele yang memiliki kemampuan unik, yaitu mengeluarkan listrik. Ikan ini dapat ditemukan di Sungai Nil dan beberapa perairan air tawar di Afrika Barat. Lele listrik dapat tumbuh hingga mencapai panjang 1 meter dan berat sekitar 20 kg. Sesuai dengan namanya, ikan ini mampu menghasilkan listrik yang digunakan untuk menangkap mangsa atau melindungi dirinya dari ancaman.
Listrik yang dihasilkan oleh lele listrik dapat mencapai 350 volt, tegangan yang cukup tinggi sehingga dapat menyebabkan mati rasa pada bagian tubuh yang terkena aliran listrik tersebut.
4. Fungsi Kumis Ikan Lele
Kumis atau sungut pada ikan lele bukan hanya sebagai hiasan, melainkan berfungsi sebagai indra peraba yang sangat penting. Sungut ini membantu lele dalam menentukan kondisi lingkungan sekitar serta mencari pakan, terutama saat beraktivitas pada malam hari. Kehilangan sungut dapat mengurangi kemampuan lele dalam mencari pakan hingga 23 persen, yang menunjukkan betapa vitalnya peran kumis tersebut dalam kehidupan lele.
5. Lokasi yang Tidak Dapat Dihuni oleh Ikan Lele
Ikan lele dikenal cukup mudah dibudidayakan di berbagai tempat, namun ada beberapa lokasi yang tidak dapat dihuni oleh ikan ini. Ikan lele tidak dapat hidup di wilayah yang memiliki suhu ekstrem rendah, seperti Antartika, yang hampir sepenuhnya tertutup es sepanjang tahun. Selain itu, lele juga tidak dapat berkembang biak atau bertahan hidup di Alaska, yang memiliki suhu yang sangat dingin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....