Istilah Baru Dikalangan Gen Z "Jam Koma"
- 20 Okt 2024 15:46 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Istilah "jam koma" semakin populer di kalangan Gen Z sebagai ungkapan yang menggambarkan momen istirahat panjang setelah kelelahan beraktivitas, terutama setelah pulang dari sekolah atau bekerja. Istilah ini berasal dari kombinasi dua kata, yaitu "jam" yang berarti waktu dan "koma" yang mengacu pada kondisi tidak sadar. Penggunaan istilah ini menggambarkan kondisi di mana seseorang merasa sangat lelah hingga seolah-olah ingin "koma" atau tidur dalam waktu lama.
Diacara Santai Siang 2 RRI Sibolga, Minggu (20/10/2024) Hal ini telah menjadi topik bahasan yang dikutip dari laman Instagram @lambeturah. Biasanya, istilah "jam koma" digunakan untuk menggambarkan jam tidur siang atau sore yang panjang, setelah mengalami aktivitas fisik atau mental yang intens. Hal ini menjadi tren di media sosial, terutama di kalangan remaja dan anak muda, yang sering berbagi momen "jam koma" mereka melalui unggahan foto atau video. Selain itu, istilah ini mencerminkan kebutuhan mereka untuk memulihkan energi setelah menjalani rutinitas yang padat.
Fenomena "jam koma" juga berkaitan dengan gaya hidup Gen Z yang cenderung lebih fleksibel dalam hal waktu istirahat. Mereka sering memanfaatkan waktu senggang untuk tidur singkat namun berkualitas sebagai bentuk self-care. Selain itu, kemajuan teknologi yang memudahkan akses hiburan seperti media sosial dan streaming, sering kali membuat mereka begadang, sehingga waktu tidur di siang atau sore hari menjadi solusi untuk menggantikan waktu istirahat yang kurang.
Secara psikologis, "jam koma" dapat dianggap sebagai cara Gen Z mengatasi stres dan kelelahan akibat tekanan akademik atau pekerjaan. Istilah ini menggambarkan kebutuhan untuk "mematikan" diri sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari yang serba cepat. Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya istirahat bagi kesehatan mental dan fisik, terutama di era modern yang menuntut produktivitas tinggi.
Jam koma tidak hanya menjadi sekadar istilah populer di kalangan Gen Z, tetapi juga mencerminkan perubahan pola hidup mereka yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan istirahat. Ini adalah salah satu bentuk adaptasi mereka terhadap tantangan hidup di era digital yang serba cepat dan penuh tekanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....