Wabup Kupang Ajak Masyarakat Aktif Cegah Stunting sejak Dini

  • 11 Mar 2026 14:49 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki mengajak seluruh masyarakat untuk lebih aktif berperan dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Ajakan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Desa Toobaun dan Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang, pada 9–10 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas di tingkat desa.

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Kupang, masalah stunting masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berbagai program telah dilaksanakan oleh pemerintah bersama instansi terkait seperti BKKBN, puskesmas, serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat guna mempercepat penurunan angka stunting.

Menurut Aurum, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah saling mengingatkan dalam kehidupan sehari-hari mengenai pentingnya memperhatikan gizi anak, pemeriksaan kesehatan rutin, serta membawa anak ke posyandu untuk memantau pertumbuhan mereka. “Ada tanggung jawab kita secara sosial untuk saling mengingatkan, ini harus tetap jalan, saling mengingatkan sama-sama lain, ini hal yang mudah, tidak perlu terlalu seperti apa, sekadar duduk, pas ada bertamu tinggal saling mengingatkan saja, itu bisa,” ujar Aurum.

Selain mengajak masyarakat lebih peduli, Wabup juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam penanganan stunting. Ia mengingatkan agar upaya penurunan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada edukasi yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola asuh dan pola makan yang sehat.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah juga meninjau kegiatan posyandu serta berdiskusi dengan kader kesehatan dan tokoh masyarakat mengenai berbagai kendala di lapangan. Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan makanan tambahan bagi keluarga yang memiliki anak dengan risiko stunting.

Pemerintah Kabupaten Kupang berharap melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif sehingga anak-anak di wilayah tersebut dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. (DW)

Rekomendasi Berita