Nagekeo Siap Sukseskan SPMB Lebih Adil

  • 12 Mar 2026 08:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,KUPANG – Pemerintah Kabupaten Nagekeo menyatakan komitmennya untuk menyukseskan penerapan sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai lebih adil dan transparan dalam pemerataan layanan pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo, Serverinus M, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah konsolidasi internal guna memastikan implementasi kebijakan baru tersebut berjalan lebih baik pada tahun ajaran mendatang.

Menurutnya, pengalaman pada tahun 2025 menjadi pelajaran penting bagi daerah, terutama terkait perencanaan daya tampung sekolah yang sempat mengalami kendala teknis.

Serverinus menjelaskan, saat itu terjadi kekeliruan dalam proses input data oleh operator sekolah. Sementara sistem sudah terkunci sehingga tidak dapat diperbaiki, yang berdampak pada proses perencanaan daya tampung peserta didik.

Belajar dari pengalaman tersebut, Dinas Pendidikan Nagekeo langsung melakukan konsolidasi serta evaluasi internal. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan secara intensif kepada pihak sekolah dan para pemangku kepentingan di daerah.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah terulangnya kesalahan serupa dalam pelaksanaan SPMB pada tahun ajaran 2026 hingga 2027.

Serverinus menilai, sistem SPMB membawa semangat baru dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak.

Melalui mekanisme ini, penerimaan siswa dilakukan berdasarkan kapasitas daya tampung sekolah, serta mempertimbangkan ketersediaan tenaga pendidik dan sarana yang ada.

Ia juga menyoroti perubahan pola pikir masyarakat, khususnya orang tua siswa, yang selama ini cenderung memusatkan pilihan pada sekolah-sekolah tertentu.

Dengan penerapan SPMB, setiap sekolah memiliki peluang yang sama untuk menerima siswa sesuai kapasitasnya, sehingga pemerataan kualitas layanan pendidikan dapat lebih terwujud.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo pun optimistis, melalui koordinasi yang lebih kuat antara dinas pendidikan, sekolah, dan stakeholder pendidikan, implementasi SPMB di daerah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh peserta didik. (As)

Rekomendasi Berita