Keberagaman Suku Budaya Agama Jadi Kekuatan Mempererat Persaudaraan

  • 09 Mar 2026 14:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang–Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat di NTT. ketika menutup kegiatan Lampion Street Market di ruas Jalan El-Tari, Wakil Gubernur Johni Asadoma mengatakan bahwa keberagaman suku, budaya, dan agama yang dimiliki masyarakat NTT merupakan kekuatan besar untuk saling menghargai, mendukung, dan mempererat persaudaraan.

Sementara itu, Ketua Panitia Kupang Lampion Street Market, dr. Andree Hartanto, Sp.OG., menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Maret tersebut dapat berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Kupang, sponsor, mitra kerja, komunitas, serta relawan.

Panitia melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 70 pelaku UMKM dengan seluruh slot terisi penuh, bahkan terdapat daftar tunggu bagi pelaku usaha yang ingin bergabung. Berdasarkan data sementara yang dihimpun bersama Bank Indonesia, selama dua hari pertama transaksi yang terjadi mencapai hampir Rp500 juta dengan ribuan transaksi. Total transaksi selama tiga hari kegiatan diperkirakan mendekati Rp1 miliar.

Panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari kalender event pariwisata Kota Kupang sekaligus menjadi ruang yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM di daerah. Menurutnya, penyelenggaraan Kupang Lampion Street Market selama tiga hari menunjukkan bagaimana ruang publik dapat menjadi tempat bertumbuhnya kreativitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“ Sektor UMKM memberikan kontribusi besar bagi perekonomian, bahkan menyumbang sekitar 60 persen terhadap perekonomian daerah. Karena itu, kegiatan seperti festival kuliner dan budaya dinilai penting untuk meningkatkan konsumsi masyarakat, memperluas peredaran uang di daerah, serta memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Andree Hartanto, Minggu (8/3/2026). (humas/anna).

Rekomendasi Berita