BI Mencatat, Ekonomi NTT 2025 Tumbuh Positif 5,14 Persen

  • 04 Mar 2026 18:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) mencatat, Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2025 tumbuh positif sebesar 5,14 persen, tumbuh lebih baik jika dibandingkan tahun 2024 sebesar 3,87 persen. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Adidoyo Prakoso disela-sela kegiatan Sante-Sante Ba Omong deng Media dengan Topik: “Sinergi Stabilitas dan Penguatan Pertumbuhan Ekonomi NTT, di Kantor Perwakilan BI NTT, Senin 2 Maret 2026 menyampaikan, Ekonomi NTT Tahun 2025 tumbuh positif sebesar 5, 14 persen, merupakan pencapaian tertinggi setelah covid-19.

Menurut Adidoyo Prakoso, pertumbuhan tersebut lebih dari Nasional dan Bali Nusra, Tahun 2025. Terkiat stabilitas harga, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Adidoyo Prakoso menyampaikan, inflasi NTT Tahun 2025 tercatat sebesar 2,39% YoY.

Ia menuturkan, kondisi ini cukup terjaga ditengah sasaran target inflasi nasional sebesar 2,5 plus minus 1 persen. Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Selfi H. Nange menegaskan, perekonomian NTT baik tingkat kemiskinan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi cukup terjag di tahun 2025.

Bahkan menurut Selfi Nange, pada September 2025 tingkat kemiskinan NTT turun sebesar 17,5 persen, sedangkan pada periode yang sama 2024 sebesar 19,02 persen. Sementara terkait pertumbuhan ekonomi, Selfi menuturkan, Pemerintah NTT terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui program One Village One Produc atau OVOP.

Akademisi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana, DR. Roland Fanggidae menyampaikan bahwa, Provinsi NTT saat ini dalam periode optimis dalam upaya membangun daerah NTT. Menurutnya, dari angka pertumbuhan ekonomi perkembangan inflasi, Provinsi NTT berada dalam prosisi repatif baik.

Ia berharap, pertumbuhan ekonomi NTT yang baik ini, terus didorong dari waktu ke waktu melalui program-program nyata seperti OVOP, dan Penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat). (at)

Rekomendasi Berita