Dampak Gadget Sebelum Tidur bagi Psikologi Anak

  • 31 Jan 2026 18:30 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang: Penggunaan gadget sebelum tidur semakin umum pada anak, baik untuk menonton video, bermain gim, maupun mengakses media sosial. Padahal, kebiasaan ini dapat berdampak langsung pada kondisi psikologis anak. Paparan layar menjelang tidur membuat otak tetap aktif, sehingga anak sulit memasuki fase relaksasi yang dibutuhkan untuk tidur nyenyak.

Dilansir dari laman kanal.psikologi.ugm.ac.id, secara psikologis, cahaya biru dari gadget dapat menghambat produksi hormon melatonin, hormon yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur. Akibatnya, anak menjadi lebih sulit mengantuk, waktu tidur mundur, dan kualitas tidurnya menurun. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat memengaruhi suasana hati anak, membuatnya lebih mudah marah, cemas, atau rewel keesokan harinya.

Selain itu, konten yang dikonsumsi sebelum tidur juga berpengaruh pada kondisi mental anak. Tayangan yang terlalu stimulatif, penuh konflik, atau bersifat kompetitif dapat memicu stres dan ketegangan emosional. Hal ini membuat pikiran anak terus aktif meski tubuhnya sudah lelah, sehingga tidur menjadi tidak optimal.

Jika kebiasaan ini terus berlanjut, anak berisiko mengalami gangguan konsentrasi, penurunan kemampuan regulasi emosi, hingga ketergantungan gadget. Oleh karena itu, membatasi penggunaan gadget sebelum tidur dan menggantinya dengan rutinitas yang menenangkan seperti membaca buku atau berbincang ringan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan psikologis anak. (Daten)

Rekomendasi Berita