Fakta Dampak Telat Ganti Oli pada Mobil Matik

  • 31 Jan 2026 18:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang: Oli pada mobil matik memiliki peran krusial, bukan hanya sebagai pelumas, tetapi juga sebagai media hidrolik dan pendingin komponen transmisi. Ketika penggantian oli terlambat, kualitas oli menurun akibat panas dan gesekan, sehingga kemampuannya melindungi komponen internal ikut berkurang. Dampaknya, perpindahan gigi bisa terasa kasar dan respons transmisi menjadi lambat.

Dilansir dari laman auto2000.id, salah satu fakta penting, oli matik yang sudah kotor dapat menyebabkan keausan lebih cepat pada kampas kopling dan valve body. Endapan kotoran dalam oli juga berpotensi menyumbat saluran hidrolik, yang berujung pada slip transmisi atau hentakan saat berkendara. Jika dibiarkan, kerusakan ini bisa berkembang menjadi masalah serius.

Telat ganti oli juga berdampak pada suhu kerja transmisi. Oli yang menua tidak mampu menyerap panas secara optimal, sehingga transmisi lebih mudah overheat. Kondisi ini mempercepat degradasi komponen dan meningkatkan risiko kegagalan sistem secara keseluruhan.

Karena itu, mengganti oli mobil matik sesuai rekomendasi pabrikan adalah langkah pencegahan terbaik. Perawatan rutin bukan hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga menghindarkan pemilik mobil dari biaya perbaikan transmisi yang mahal di kemudian hari. (Daten)

Rekomendasi Berita