Program Kampung Nelayan Merah Putih Dorong Ekonomi Pesisir Kupang
- 12 Mar 2026 17:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang: Pembangunan wilayah pesisir dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kawasan pesisir tidak hanya menjadi bagian dari keindahan alam, tetapi juga merupakan urat nadi ekonomi, sumber ketahanan pangan, serta warisan sumber daya bagi generasi mendatang di daerah kepulauan seperti Kupang.
Hal tersebut disampaikan oleh Robby Adam, S.St.Pi., M.Si., Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Kota Kupang, dalam Dialog Kupang Menyapa di Radio Republik Indonesia Pro 1 Kupang pada 3 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa Kota Kupang memiliki garis pantai yang cukup panjang dan menjadi pusat berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari penangkapan ikan, pengolahan hasil laut hingga kegiatan pariwisata.
Menurutnya, pembangunan pesisir harus dilakukan secara terintegrasi antara wilayah darat, pesisir, dan laut. Aktivitas ekonomi masyarakat nelayan sebagian besar berlangsung di kawasan pesisir, sehingga pembangunan di wilayah tersebut akan memberikan dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi, sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Robby menjelaskan bahwa pemerintah tengah mendorong pembangunan kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih yang dirancang sebagai kawasan perikanan terpadu dari hulu hingga hilir. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui penyediaan berbagai sarana dan prasarana pendukung.
Ia mengungkapkan bahwa di Kota Kupang terdapat dua lokasi yang telah dialokasikan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Kelurahan Oesapa dan Lasiana. Selain itu, pemerintah juga tengah mengusulkan Kelurahan Namosain sebagai lokasi tambahan pada tahap berikutnya. Penentuan lokasi tersebut didasarkan pada sejumlah kriteria, seperti ketersediaan lahan sekitar satu hektare serta keberadaan sentra aktivitas nelayan di wilayah tersebut.
Dalam konsepnya, Kampung Nelayan Merah Putih akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas perikanan, seperti tempat pendaratan ikan, penyimpanan dingin atau cold storage, bengkel nelayan, kios perbekalan, hingga stasiun penyediaan bahan bakar bagi nelayan. Selain itu, kawasan ini juga akan mendukung kegiatan pengolahan hasil perikanan dan pemasaran produk agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Robby menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Melalui integrasi kegiatan penangkapan, pengolahan, hingga pemasaran hasil laut, Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya mendukung produktivitas nelayan, tetapi juga membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kota Kupang.