Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Ekonomi Pesisir

  • 12 Mar 2026 17:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang: Kawasan pesisir tidak hanya menjadi panorama alam semata, tetapi juga memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Di Kupang, wilayah pesisir dinilai memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus masa depan daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ejbends Doeka, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, dalam dialog Kupang Menyapa di Radio Republik Indonesia Pro 1 Kupang pada 3 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa wilayah pesisir Kota Kupang membentang cukup panjang, mulai dari kawasan Lasiana hingga Alak, yang mencakup sejumlah kelurahan pesisir dengan aktivitas perikanan dan ekonomi masyarakat yang cukup tinggi.

Menurutnya, pembangunan pesisir harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat nelayan. Meski kewenangan pengelolaan pesisir berada di tingkat provinsi sesuai regulasi, pemerintah kota tetap memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan kondisi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir tersebut.

Ejbends mengakui bahwa kawasan pesisir Kota Kupang menghadapi sejumlah tantangan, seperti abrasi pantai serta pencemaran lingkungan akibat sampah, terutama sampah plastik yang berasal dari daratan. Karena itu, pihaknya mendorong upaya konservasi dan rehabilitasi lingkungan melalui berbagai kegiatan, seperti penanaman mangrove dan rehabilitasi terumbu karang yang dilakukan bersama aktivis lingkungan, perguruan tinggi, serta lembaga swadaya masyarakat.

Selain menjaga ekosistem pesisir, Dinas Perikanan Kota Kupang juga mendorong pembangunan ekonomi kelautan melalui konsep ekonomi biru. Pendekatan ini dilakukan secara bertahap melalui intervensi program pemerintah pusat, termasuk pembangunan infrastruktur perikanan, modernisasi teknologi penangkapan ikan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Salah satu program strategis yang tengah diusulkan adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, yang dirancang sebagai kawasan terpadu aktivitas perikanan dari hulu hingga hilir. Program ini diusulkan di Kelurahan Lasiana dan Oesapa, sementara Kelurahan Namosain juga tengah dipersiapkan untuk tahap pengusulan berikutnya. Melalui program ini diharapkan akan tersedia berbagai fasilitas seperti tempat pendaratan ikan, penyimpanan berpendingin, bengkel nelayan, hingga sarana penyediaan bahan bakar bagi nelayan.

Menurut Ejbends, kehadiran kampung nelayan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor perikanan, tetapi juga menciptakan sentra ekonomi baru yang berdampak luas bagi masyarakat pesisir. Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan proaktif mengikuti perkembangan pembangunan pesisir, sehingga kawasan pesisir Kota Kupang dapat berkembang menjadi wilayah yang lebih modern dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di masa depan.

Rekomendasi Berita