Bakso Sapi Campur Ayam Kian Populer
- 08 Jul 2024 19:50 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Salah satu kuliner yang mudah ditemukan dimana saja adalah bakso. Makanan yang diadaptasi dari Tiongkok ini menjadi makanan Indonesia yang cukup populer.
Namun, seiring mahalnya harga daging sapi membuat pedagang mencampur olahan bakso dengan daging ayam. Hal itu agar harga bakso bisa terjangkau.
Yus, pengusaha gilingan bakso di Kota Bengkulu mengatakan dari sekitar 23 langganan yang menggiling adonan bakso ditempatnya, 12 diantaranya adalah bakso campuran daging sapi dan ayam. Sementara sekitar 8 lainnya tanpa daging sapi atau sepenuhnya menggunakan daging ayam.
Adapun ciri bakso daging sapi campuran ayam akan mudah terlihat dari warna, tekstur dan rasa. Selain itu juga dijual dengan harga yang lebih terjangkau oleh pedagang bakso.
Namun, ia tak menemukan adanya kecurangan pedagang bakso yang meminta bahan campuran baksonya dengan bahan yang membahayakan dan dilarang. Seperti yang kerap diisukan sejumlah orang, seperti penggunaan kulit telur, atau darah.
"Paling-paling pakai pengenyal bakso yang dijual di toko bahan kue. Kalau bahan aneh-aneh itu saya juga nggak berani," katanya (8/7/24).
Sementara itu penikmat bakso Ade mengatakan jika semenjak pencampuran daging sapi dan ayam kian populer sulit mencari bakso asli daging sapi. Ia mencatat hanya sekitar 5 warung bakso di Bengkulu yang murni menggunakan daging sapi, sedangkan sisanya dicampur daging ayam.
Warung yang dulunya murni menggunakan daging sapi kata Ade saat ini sudah dicampur dengan daging ayam. Meskipun sejumlah dari mereka tidak secara terbuka mengatakan kepada pembeli.
"Nggak masalah sih campuran ayam, sah-sah aja. Toh juga bukan daging lain yang nggak semestinya," jelas Ade (8/7/24).
Hanya saja menurutnya, pedagang semestinya jujur jika olahan bakso yang dijual merupakan campuran. Hal itu karena rasa antara campuran dan murni benar-benar berbeda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....