Mie Kocok Blang Pidie, Nikmat dan Menggugah Selera

  • 03 Jul 2024 11:11 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Indonesia dikenal dengan kekayaan kulinernya yang sangat beragam, dari Sabang sampai Merauke. Salah satu kuliner khas yang tak boleh dilewatkan adalah Mie Kocok Blangpidie, sebuah hidangan unik yang berasal dari daerah Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh.

Mie Kocok Blangpidie sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan menjadi makanan favorit masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya. Nama "kocok" sendiri merujuk pada proses pengolahannya yang unik, di mana mie dikocok atau diaduk dalam kuah panas hingga mencapai tekstur yang diinginkan. Hidangan ini biasanya disajikan di warung-warung makan sederhana di Blangpidie, tetapi kini mulai dikenal di berbagai daerah lain berkat cita rasanya yang khas.

Arbi, owner mie kocok Blang Pidie Cafe Ameh kepada RRI menuturkan, kuliner ini konon sejarahnya telah ada sejak tahun 1960-an. Dulu, mie kocok Blang Pidie pertama dijual oleh warga dari keturunan Tionghoa yang menetap di Abdya. Namun sekarang seiring perkembangan zaman, kuliner satu ini mulai diproduksi dan dipopulerkan oleh masyarakat lokal. “Tidak sah rasanya kalau berkunjung ke Abdya jika belum mencoba mie kocok Blang Pidie,” kata Arbi.

Lalu, kenapa disebut mie kocok Blang Pidie? Menurut Arbi, nama ini telah disematkan oleh masyarakat di sana sebelum daerah itu dimekarkan menjadi Kabupaten Abdya. Sekilas, mie kocok Blang Pidie terlihat memang seperti mie kocok pada umumnya. Namun, yang berbeda dari kuliner ini adalah pada ciri khas rasa yang menggugah selera. Dipadukan kuah kaldu dari tulang sapi, membuah rasanya jadi beda dengan mie kocok lainya.

“Yang berbeda ada pada kuahnya, kalau mie kocok Blang Pidie kuahnya lebih encer, bukan seperti kuah bakso. Kuah ini dicampur dengan kaldu sehingga tidak ada penyedap rasa atau micin,” kata Arbi.

Kemudian, tekstur mie-nya juga cukup lembut. Sebab bahan dasar mie kocok ini adalah mie putih berukuran besar atau mie tiaw. Mie ini dibuat dari tepung beras dan tepung kanji. “Di Banda Aceh tidak ada mie ini, jadi ini kami datangkan langsung dari Abdya,” sebut Arbi.

Ada beberapa menu pendukung lainya yang terdapat dalam mie kocok Blang Pidie, seperti cincang ayam semur, acar bawang, bawang goreng, daun sup. “Lebih mantap lagi kalau ditambah telur kampung setengah matang, rasanya makin mantap,” kata Arbi.

Mie kocok Blang Pidie sudah terkenal hingga ke sejumlah daerah. Arbi mengatakan, ada sejumlah pelanggannya bahkan dari Jakarta. “Kita kirim dengan pesawat dan langsung bisa dimakan setiba di Jakarta. Jadi tergolong bisa tahan lama lah makanan ini,” katanya.

Bahan utama Mie Kocok Blangpidie adalah mie kuning yang kenyal, kuah kaldu sapi yang gurih, dan berbagai bumbu rempah khas Aceh. Beberapa bahan pelengkap yang sering ditambahkan adalah:

• Daging sapi yang sudah diiris tipis

• Tauge segar

• Daun bawang dan seledri cincang

• Bawang goreng

• Jeruk nipis

• Sambal sebagai pelengkap rasa pedas

Proses pembuatannya dimulai dengan merebus tulang sapi untuk membuat kaldu yang kaya rasa. Mie kuning kemudian direbus terpisah hingga matang, lalu ditiriskan. Selanjutnya, mie ditempatkan dalam mangkuk, ditambahkan potongan daging sapi, dan disiram dengan kuah kaldu panas. Untuk menambah kenikmatan, tauge, daun bawang, seledri, dan bawang goreng ditaburkan di atasnya. Perasan jeruk nipis dan sambal bisa ditambahkan sesuai selera.

Keunikan Mie Kocok Blangpidie terletak pada kuah kaldunya yang sangat gurih dan kaya akan rempah. Penggunaan daging sapi yang empuk dan bumbu-bumbu khas Aceh memberikan sentuhan rasa yang mendalam dan memanjakan lidah. Proses mengocok mie dalam kuah panas juga memberikan tekstur yang berbeda, membuat mie menjadi lebih kenyal dan menyerap rasa kuah dengan sempurna.

Bagi para pecinta kuliner, menikmati Mie Kocok Blangpidie di tempat asalnya, Blangpidie, tentu memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Warung-warung di sana menyajikan hidangan ini dengan penuh kehangatan dan keramahtamahan. Namun, bagi yang berada di luar Aceh, beberapa restoran khas Aceh di kota-kota besar Indonesia juga mulai menyediakan menu ini.

Mie Kocok Blangpidie bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga representasi dari kekayaan budaya dan tradisi kuliner masyarakat Aceh. Mencicipinya berarti merasakan sepotong sejarah dan warisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Jadi, jika Anda berkesempatan mengunjungi Aceh, jangan lupa untuk mencicipi Mie Kocok Blangpidie yang lezat dan menggugah selera ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....