Uniknya Dadih, Yogurt Khas Kampar yang Mengunggah Selera
- 03 Jun 2024 11:23 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Pernah dengar yogurt dari bambu? Di Indonesia, tepatnya di Provinsi Riau, ada kuliner khas bernama Dadih yang menawarkan pengalaman yogurt yang unik.
Sekilas mirip dengan yogurt pada umumnya, yaitu sama-sama produk fermentasi susu. Namun, ada beberapa hal yang membuatnya spesial, terutama bagi anda yang bosan dengan yogurt kemasan modern.
Berbeda dengan yogurt yang biasa kita temui di supermarket dengan kemasan plastik, Dadih ini menggunakan wadah bambu. Bambu yang digunakan biasanya dipotong menyerupai tabung kecil, sehingga memberikan kesan tradisional dan natural. Aroma khas bambu diyakini sedikit mempengaruhi cita rasanya, sehingga menambah sensasi tersendiri ketika dinikmati.
Dadih dibuat dengan menggunakan kultur alami, bukan bakteri komersial seperti yogurt kebanyakan. Kultur ini berasal dari sisa Dadih sebelumnya, yang diwariskan turun-temurun. Proses fermentasi ini memakan waktu sekitar sehari semalam, menghasilkan tekstur yang lembut dengan rasa sedikit asam.
Biasanya minuman ini disajikan dalam keadaan dingin atau dengan tambahan es batu. Untuk menambah cita rasa, juga sering dinikmati dengan siraman sirup gula aren atau kinca. Selain itu, masyarakat Kampar juga kerap menambahkan potongan buah seperti nangka atau kelapa muda untuk menambah tekstur dan kesegaran.
Kuliner khas ini termasuk makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Rumbio, Kampar. Anda juga bisa menjumpainya di pasar-pasar tradisional atau di warung-warung pinggir jalan.
Dengan kekhasan kemasan bambu, proses fermentasi alami, dan ragam pelengkap yang menggugah selera, Dadih menjadi kuliner wajib coba bagi wisatawan yang berkunjung ke Kampar. Selain menyehatkan, juga menawarkan pengalaman mencicipi yogurt dengan cita rasa lokal yang otentik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....