Krupuk Bolehkah Dimakan Saat Diet??

  • 25 Mei 2024 08:29 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Sebagian besar masyarakat Indonesia menganggap “makan tanpa krupuk itu gak lengkap rasanya”. Ini yang mungkin banyak orang rasakan saat mereka makan beberapa jenis makanan seperti nasi goreng, bubur ayam, soto dan lain lain. Rasa Guring, renyah dan kriuk kriuk membuat makanan pelengkap ini digandrungi. Namun sering kali ada pertanyaan bagi mereka yang sedang menjani diet.

Apakah makan krupuk saat sedang diet diperbolehkan??

dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes, Akp dari Aplikasi Konsultasi Online Hello Sehat menjelaskan “Kerupuk adalah hidangan pelengkap yang hampir ada di setiap makanan Indonesia. Makan kerupuk biasanya tidak cukup satu buah saja. Pasti akan ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Tanpa sadar sekantung penuh kerupuk mungkin bisa langsung habis kita lahap. Sayangnya, kerupuk memang ringan di tangan, tapi kalorinya tinggi. Walaupun banyak jenisnya, semua kerupuk memiliki bahan dasar yang sama yakni tepung tapioka dan tepung beras. Ini yang menjadi alasan kenapa kerupuk harus dibatasi saat sedang diet” Jelasnya

Meskipun rasanya enak, krupuk tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Cara pengolahan, bahan dan ukuran krupuk pun mempengaruhi kandungan krupuk yang kita konsumsi.

Cara pengolahan: Kerupuk yang digoreng dengan minyak goreng, dengan pasir (kerupuk upil), menggunakan microwave, atau dengan dipanggang di oven / air fryer tentu kandungan kalorinya berbeda. Secara garis besar penggunaan minyak goreng menambah kandungan kalori dalam kerupuk.

Bahan dasar kerupuk: ada kerupuk yang dibuat dari tepung tapioka, dari beras, dari kulit hewan, ada yang mengandung ikan, udang, bawang. Variasi bahan dasar kerupuk ini umumnya mempengaruhi kandungan karbohidrat dan protein kerupuk. Serta kandungan garam dan gula serta penyedap lainnya.

Kerupuk memang tidak tergantikan. Tapi kita masih bisa mendapatkan “kerenyahan” dari bahan makanan yang lainnya seperti keripik sayuran sebagai pengganti.

"Kita juga bisa memakan sayuran mentah yang memiliki tekstur crunchy seperti kol (kubis), timun, selada, sawi putih, atau jenis “lalapan” lainnya", ujarnya.

Diet tidak melulu soal asupan kalori dan olahraga. Diet juga adalah soal mindset atau pola pikir. Namun jika pola pikir kita fokus pada diet yang sehat, kita pasti akan lebih memilih mengganti kerupuk dengan makanan lainnya yang lebih tinggi kandungan nutrisinya. Selain lebih sehat, makanan tinggi nutrisi juga membuat kita kenyang lebih lama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....