Warung Pak Die Solo, Sajikan Ragam Masakan Jawa Autentik

  • 20 Jan 2024 23:18 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta : Banyak warung makan atau rumah makan di kota Solo yang menyajikan cita rasa kuliner tradisional Jawa yang autentik. Namun untuk warung makan Pak Die di Kawasan Balapan – Kestalan Solo, ternyata memiliki sajian ragam masakan tradisional Jawa yang autentik.

Menu-menu masakannya memang tidak asing lagi bagi warga kota Solo dan sekitarnya, atau bahkan warga yang kebetulan berkunjung jalan-jalan ke Kota Bengawan ini. Ada menu tradisional seperti Nasi Kare, Soto, Rawon, Sop, Pecel Tumpang, Asem-asem dan beragam masakan lezat lainnya.

Terletak dikawasan strategis, tidak jauh dari stasiun Balapan Solo dan masuk gang sedikit tepat di depan RRI Surakarta jalan Abdulrahman Saleh Solo, warung ini menjadi pilihan utama untuk sarapan maupun makan siang bagi berbagai kalangan.

Keaslian rasa dan kenyamanan lokasi menjadikan Warung Pak Die sebagai destinasi kuliner yang tak tergantikan.

“Menu masakan disini khas dan enak, seperti Kare dan Sop kampung dari dulu tidak berubah, juga asem-asem yang pedes. Nah, daging empalnya juga empug lezat. Makan disini nyaman, kadang juga beli lauk dibawa pulang,” ungkap Yani (54), seorang ASN yang puluhan tahun menjadi pelanggan Warung Pak Die, Sabtu (20/1/2024).

Warung makan Pak Die memang cukup nyaman, menyerupai pendopo yang luas, Sajian menu masakannya juga lengkap termasuk berbagai makanan tradisonal lainnya seperti jadah blondo, onde-onde dan lainnya.

“Kalau dulu sih, saat saya masih kuliah, sudah beli nasi dan lauk di warung ini, dan selalu ramai. Cuma letaknya dipinggir kali dan berupa emplek-emplek. Tapi sekarang bangunan permanen, lebih nyaman dan tetap ramai pembeli,” kata Yani kepada RRI.

Warung Pak Die, bermula dari warung kecil menjual gorengan di depan Stasiun Solo Balapan, namun berkembang menajdi warung makan bahkan telah berhasil membangun reputasi yang tangguh dan mampu bersaing dengan restoran serta tempat makan modern lainnya. Keunikan masakan Jawa dengan sentuhan medok yang khas, disajikan dengan cita rasa yang pas di lidah orang Jawa, telah menjadikan Warung Pak Die sebagai destinasi kuliner favorit. Dengan jumlah pelanggan tetap yang terus bertambah, terutama selama jam makan siang, warung ini berhasil menciptakan ramainya pengunjung dan memberikan kontribusi positif dalam perkembangan kuliner lokal.

"Berdiri kurang lebih 50 tahun yang lalu, sebelum saya lahir, orang tua sudah merintis usaha ini. Awalnya hanya beberapa jenis menu, namun kini telah berkembang menjadi variasi yang lebih lengkap." Jelas Marga, anak bungsu Pak Die.

Warung Pak Die buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.30WIB. Keberhasilan warung makan ini tidak hanya tercermin dari kerja keras masa lalu yang panjang, tetapi juga dari dedikasi untuk memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi setiap pengunjungnya.

“Harga menu masakan disini cukup bervariasi dan terjangkau mulai dari 10 ribu hingga 18 ribu rupiah, pengunjung dapat memilih kelezatan masakan Jawa. Kebanyakan pengunjung lebih suka menikmati nasi kare," pungkas Marga kepada RRI. (Nia Mhs magang/Ciptati)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....