Perubahan Selera Konsumen Mendorong Inovasi Usaha Kuliner
- 21 Sep 2026 14:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Duduk Sini Koffie, kedai kopi yang berdiri pada September 2025, mulai mengembangkan menu makanan untuk menyesuaikan dengan minat konsumen yang berkembang.
- Koordinator usaha Riyan menjelaskan bahwa awalnya kedai hanya menyediakan minuman berbasis kopi dan non-kopi sebelum melakukan diversifikasi menu.
- Strategi adaptasi menu ini merupakan bagian dari upaya pelaku usaha kuliner untuk tetap kompetitif dan memenuhi kebutuhan pasar yang dinamis.
RRI.CO.ID, Jakarta — Pelaku usaha kuliner terus menyesuaikan menu dengan perkembangan minat konsumen. Salah satunya dilakukan Duduk Sini Koffie yang mengembangkan menu makanan selain minuman.
Koordinator Duduk Sini Koffie, Riyan, mengatakan usaha tersebut mulai berdiri pada September 2025. Awalnya, kedai tersebut hanya menyediakan minuman berbasis kopi dan non-kopi.
“Waktu pertama kali kita buka di tahun 2025 September, kita hanya menjual minuman. Kita melihat pasar belum cukup signifikan, jadi kita berusaha bagaimana caranya supaya terus berkembang.” ujar Riyan saat berbincang bersama Pro3 RRI, Minggu, 20 September 2026.
Menurut Riyan, penambahan menu makanan dilakukan untuk menjangkau kebutuhan konsumen. Saat ini, makanan berat justru menjadi salah satu menu yang banyak diminati pelanggan.
Duduk Sini Koffie menyediakan sejumlah menu makanan berbasis masakan Indonesia. Menu tersebut antara lain ayam kremes, bebek kremes, ayam bakar, dan bebek bakar.
Selain itu, tersedia nasi daun jeruk dengan kulit ayam yang diolah melalui proses penggorengan dan pembakaran. Kedai tersebut juga menyiapkan menu tradisional baru untuk layanan pagi.
Riyan mengatakan menu tradisional tersebut bernama Sego Manten yang merupakan makanan khas Jawa. Menu tersebut disiapkan seiring rencana kedai membuka layanan sejak pagi.
“Kita ada menu baru yang namanya Sego Manten. Itu lebih ke tradisional dan khas dari Jawa,” katanya.
Duduk Sini Koffie sebelumnya beroperasi mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WITA. Kedai tersebut kemudian berencana membuka layanan sejak pukul 09.00 WITA untuk memenuhi kebutuhan konsumen pagi.
Untuk minuman, Duduk Sini Koffie menyediakan varian kopi susu, americano, dan latte. Salah satu menu yang ditawarkan adalah butterscotch coffee dan salted caramel coffee.
Harga minuman kopi dan non-kopi dibanderol maksimal Rp20 ribu. Sementara itu, makanan berat tersedia mulai sekitar Rp15 ribu hingga Rp30 ribuan.
Duduk Sini Koffie berlokasi di halaman RRI Banjarmasin, Kilometer 3 Banjarmasin. Kedai tersebut juga menjadi salah satu UMKM yang bekerja sama dengan RRI Banjarmasin.
Riyan mengatakan perkembangan usaha kuliner di Banjarmasin cukup dinamis. Kondisi tersebut terlihat dari semakin banyaknya kedai kopi dan UMKM kuliner yang bermunculan.
“Banyak banget UMKM yang berbondong-bondong buka di mana-mana. Kami waktu awal-awal memang modal nekat saja,” ucap Riyan.
Perkembangan tersebut menunjukkan peluang sektor kuliner bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi. Pelaku usaha juga perlu membaca kebutuhan pasar agar produk yang ditawarkan tetap relevan bagi konsumen. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....