Dodol Alame, Kuliner Khas Padangsidimpuan yang Dibungkus Anyaman Daun Pandan
- 03 Agt 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dodol Alame adalah kuliner tradisional khas Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan yang dibungkus dengan anyaman daun tradisional.
- Bahan utama Dodol Alame terdiri dari tepung ketan, santan, dan gula merah yang dimasak hingga mencapai tekstur kenyal.
- Masyarakat setempat telah mewariskan proses pembuatan Dodol Alame secara turun-temurun sebagai bagian integral dari tradisi kuliner daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang tidak hanya dikenal karena cita rasanya, tetapi juga cara penyajiannya. Salah satunya Dodol Alame, kuliner khas Padangsidimpuan dan wilayah Tapanuli Selatan yang dibungkus anyaman daun tradisional.
Alame merupakan dodol tradisional berbahan tepung ketan, santan, dan gula merah yang dimasak hingga bertekstur kenyal. Masyarakat setempat telah mewariskan proses pembuatannya secara turun-temurun sebagai bagian dari tradisi kuliner daerah.
Melansir SUARA USU, Alame dikenal dengan cita rasa khas dan kemasan anyaman daun pandan yang menjadi ciri utamanya. Anyaman tersebut dibentuk menyerupai kantong atau tabung pipih yang menjadi ciri khasnya.
Kemasan anyaman daun menjadi pembeda Alame dibandingkan dodol dari daerah lain. Permukaan daun yang licin membuat dodol tidak mudah lengket saat dibuka sekaligus membantu menjaga bentuknya.
Selain memiliki fungsi praktis, penggunaan anyaman daun juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan kemasan plastik sekali pakai. Kemasan tradisional tersebut tetap dipertahankan sebagai identitas kuliner khas Padangsidimpuan.
Proses memasak Alame pun memerlukan waktu cukup lama. Adonan harus terus diaduk selama beberapa jam hingga mencapai tekstur yang kenyal dan tidak mudah hancur.
Di masyarakat Tapanuli Selatan dan Mandailing, Alame kerap disajikan saat Idulfitri, pesta adat, hingga acara keluarga. Tradisi memasaknya bahkan dikenal dengan sebutan mangalame, yang biasanya dilakukan secara bersama-sama.
Kini, Dodol Alame tidak hanya menjadi hidangan tradisional, tetapi juga oleh-oleh khas yang banyak dicari wisatawan. Keunikan rasa serta kemasan anyaman daunnya menjadikan kuliner ini tetap bertahan di tengah berkembangnya kemasan modern. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....