'Nusantara Food & Hotel Expo' 2026 Pertemukan Pelaku Industri dari Berbagai Sektor
- 11 Jul 2026 15:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kegiatan berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, selama 9 hingga 12 Juli 2026
- Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan pameran sebagai ruang kolaborasi memperkuat rantai nilai pariwisata Indonesia berkelanjutan
- Diharapkan, pameran tersebut memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri kuliner dan hospitality Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Nusantara Food & Hotel Expo 2026 mempertemukan pelaku industri makanan, minuman, perhotelan, pariwisata, serta sektor pendukung dalam satu pameran nasional. Kegiatan berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, selama 9 hingga 12 Juli 2026 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan pameran sebagai ruang kolaborasi memperkuat rantai nilai pariwisata Indonesia berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antarpelaku industri mampu menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata nasional menghadapi tantangan global.
"'Sinergi yang terbangun melalui pameran ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata dan industri hospitality Indonesia,' Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting membangun industri pariwisata yang inovatif, inklusif, serta berkelanjutan bersama," kata Ni Luh Puspa, dikutip dalam laman kemenpar.go.id, Sabtu, 11 Juli 2026.
Wamenpar mengatakan sektor kuliner memiliki posisi strategis karena menjadi bagian penting pengalaman wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Nusantara Indonesia. Pengembangan gastronomi diyakini mampu menciptakan nilai tambah bagi destinasi wisata serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara selama Januari hingga Mei 2026 mencapai 6,07 juta kunjungan nasional. Pada periode sama, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 523,22 juta perjalanan sehingga menunjukkan tren pertumbuhan pariwisata Indonesia tetap positif.
"'Kita tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi menghadirkan pengalaman wisata berkualitas,' ujar Ni Luh Puspa kepada peserta. Ia mengajak seluruh pelaku industri memperkuat kolaborasi guna menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat dan daerah.
Nusantara Food & Hotel Expo menghadirkan dua belas kategori industri sekaligus memperluas jejaring bisnis serta mendorong lahirnya berbagai inovasi baru. Diharapkan, pameran tersebut memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri kuliner dan hospitality Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....