Rin Culinary Art: Rasa Kelas Dunia Michelin Berpadu Bahan Lokal Indonesia
- 26 Mei 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rin Culinary Art tawarkan fine dining Itameshi premium di Jakarta
- Padukan teknik Michelin-starred Jepang-Italia dengan bahan lokal
- Usung konsep omakase intim, berkelas, dan lengkapi tea pairing
RRI.CO.ID, Jakarta - Jakarta menyambut babak baru dalam dunia fine dining melalui kehadiran Rin Culinary Art. Sebuah “culinary art studio” oleh duo Chef Yohhei Sasaki dan General Manager Ken Kuwako. Rin Culinary Art memadukan sentuhan Michelin-Starred dengan presisi Jepang, craftsmanship Italia, dan karakter khas bahan-bahan lokal Indonesia.
Ini dikemas dalam sebuah pengalaman dining yang artistik dan intimate, di mana setiap detail presentasi dikurasi dengan standar internasional. Restoran ini terletak di Jakarta Bagian Selatan, yakni Kebayoran Baru.
Rin Culinary Art dirancang sebagai destinasi pengalaman rasa yang menggabungkan kuliner dan emosi dalam satu perjalanan multisensori yang mendalam. Rin terinspirasi dari filosofi estetika Jepang yang sarat makna.
Dalam bahasa Jepang, “Rin” dapat ditulis dengan beberapa kanji yang merepresentasikan nilai-nilai berbeda. Salah satunya 凛 (Rin) yang melambangkan keanggunan, martabat, ketenangan, dan karakter yang refined.
Filosofi tersebut menjadi pondasi Rin Culinary Art dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang elegan, presisi, dan berkelas. Di saat yang sama, makna lain dari “Rin” juga merefleksikan kemurnian, keindahan, serta hubungan harmonis dengan alam, nilai yang tercermin dalam komitmen Rin.
Terutama untuk mengangkat kekayaan bahan-bahan Indonesia melalui pendekatan kuliner Jepang dan Italia yang modern. Chef Yohhei Sasaki, artisan asal Jepang dengan pengalaman kuliner internasional di sejumlah restoran Michelin-Starred di Italia, Arnolfo dan Da Vittorio.
Serta beberapa restoran Michelin-Selected di Singapura seperti Il Cielo dan La D’Oro. Kehadiran Rin Culinary Art adalah terjemahan seluruh pengalaman internasional tersebut ke dalam pendekatan “Itameshi”.
Ini mempunyai makna perpaduan harmonis antara presisi Jepang, teknik Italia, dan soul Indonesia. Hal inilah yang menjadikan Rin Culinary Art berbeda dengan restoran yang ada di Jakarta.
“Indonesia memiliki potensi kuliner yang luar biasa," kata Chef Yohhei Sasaki, Founder dan Head Chef Rin Culinary Art. Menurutnya, bahan di Indonesia memiliki karakter yang kuat, kedalaman rasa, dan cerita yang sangat menarik.

"Melalui Rin Culinary Art, saya ingin menghadirkan bahan Indonesia dalam ekspresi yang lebih refined secara global tanpa kehilangan rasa hormat terhadap asal-usulnya." Kehadiran Ken Kuwako selaku General Manager Rin, dengan latar belakang membangun beragam pengalaman premium dining.
Termasuk ESORA Singapore, semakin memperkuat positioning Rin dalam menghadirkan pengalaman serupa. Keahliannya berperan penting dalam menciptakan perjalanan hospitality yang intimate, personal, dan berkelas bagi setiap tamu.
Pilihan hasil laut lokal, rempah aromatik, sayuran musiman, hingga seluruh elemen menu utama di Rin berasal dari Indonesia. Seperti jantung pisang, sweet potato, breadfruit, lemongrass, hingga kluwek.
Semua dikurasi dengan pendekatan yang mendetail. Tujuannya untuk menghadirkan hidangan yang elegan, ekspresif, dan dipastikan akan meninggalkan kesan emosional.
“Rin dibangun bukan hanya untuk menyajikan makanan yang exceptional, tetapi untuk menciptakan koneksi emosional melalui pengalaman yang menyeluruh. Kami ingin menghadirkan fine dining yang eksklusif dan refined, namun tetap terasa hangat, welcoming, dan relevan bagi lebih banyak orang," kata General Manager Rin Culinary Art, Ken Kuwako.

"Satu hal lagi yang membedakan Rin adalah tea pairing yang kami tawarkan untuk menemani hidangan yang disajikan oleh Chef Sasaki. Tea pairing di Rin bukan sekadar teh biasa, melainkan special blend yang dirancang khusus untuk memperkaya rasa dan menciptakan pengalaman dining yang lebih immersive dalam setiap sajian."
Ini, kata dia, merupakan pengalaman tersendiri. "Di mana teh pilihan terbaik kami akan semakin memperkuat cita rasa hidangan tersebut serta pengalaman bersantap di Rin,” ucap Ken Kuwako.
Rin ingin mendefinisikan ulang fine dining di Jakarta. Ini bertujuan menjadi sesuatu yang lebih humanis, imersif, dan culturally relevant.
Setiap detail, mulai dari interaksi omakase-style, artistic plating, pendekatan hospitality, hingga atmosfer interior, dirancang. Untuk membuat pengalaman kelas dunia terasa lebih dekat dan dapat dinikmati dengan lebih luas.
Di tengah berkembangnya posisi Indonesia dalam peta kuliner global, Rin Culinary Art hadir untuk mengangkat bahan lokal Indonesia ke dalam lanskap gastronomi dunia. Rin Culinary Art juga berambisi menjadi benchmark baru untuk contemporary dining di Jakarta dengan memadukan craftsmanship kuliner dunia dan jiwa Indonesia dalam satu pengalaman autentik.
Para pengunjung dapat menikmati pengalaman Rin Culinary Art yang berlokasi di Jl. Wijaya II No.69, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Untuk informasi mengenai Rin Culinary Art, ikuti Instagram @Rin.culinaryart.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....