Yu Sheng, Tradisi Imlek Penuh Makna Pembawa Hoki Rezeki Baru

  • 16 Feb 2026 17:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Tradisi menyantap Yu Sheng atau Yee Sang menjadi salah satu sajian khas yang identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Jejak kebiasaan ini dipercaya telah ada sejak masa Dinasti Shang sekitar 1.600 SM.

Mengutip Michelin Guide, kala itu masyarakat Tionghoa mengonsumsi ikan mentah, dikenal sebagai kuai sheng, yakni irisan halus daging ikan segar. Tradisi tersebut kemudian berkembang menjadi hidangan simbolik saat Tahun Baru Imlek, khususnya pada hari ketujuh yang disebut Ren Ri atau ‘Hari Kelahiran Manusia’.

Yu Sheng sendiri bermakna ‘ikan mentah’ dalam bahasa Mandarin. Daging salmon segar biasa dicampur dengan wortel, lobak, jahe, kacang tanah, biji wijen, dan saus plum manis.

Namun, setiap bahan Yu Sheng memiliki makna simbolis tertentu. Misalnya, ikan melambangkan kemakmuran, sementara wortel melambangkan keberuntungan emas.

Warna-warna cerah dalam Yusheng juga dirancang untuk membawa energi positif. Layaknya warna merah untuk kebahagiaan dan hijau untuk pertumbuhan.

Sebelum disantap, biasanya doa dilantunkan. Harapan tersebut umumnya berisi permohonan keberuntungan, panjang umur, dan kemakmuran.

Suasana kemudian menjadi meriah saat semua orang bersama-sama mengangkat campuran tersebut tinggi-tinggi dengan sumpit sambil berseru ‘lo hei’. Hal ini memiliki makna simbol harapan rezeki melimpah di tahun yang baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....