Makna Kue Lapis Legit dalam Tradisi Imlek

  • 10 Feb 2026 12:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kue lapis legit bukan sekadar kudapan manis, tetapi memiliki makna penting dalam tradisi perayaan Imlek masyarakat Tionghoa. Dalam budaya tersebut, makanan yang disajikan saat Imlek selalu mengandung filosofi yang berkaitan dengan doa serta harapan kehidupan.

Oleh karena itu, kue lapis legit tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap hidangan, tetapi juga memperkaya makna perayaan Imlek. Keberadaannya mencerminkan nilai budaya yang diwariskan dan tetap dijaga dalam tradisi keluarga Tionghoa.

Lapis legit juga dikenal dengan sebutan spekkoek, istilah yang berasal dari bahasa Belanda sejak masa kolonial. Kue ini diperkenalkan pada era penjajahan Belanda dan memiliki kemiripan dengan kue lapis khas Eropa.

Dalam pembuatannya, lapis legit menggunakan berbagai rempah favorit masyarakat Eropa yang menghasilkan aroma dan rasa khas. Rempah tersebut antara lain kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, serta adas manis pilihan.

Dalam kepercayaan Tionghoa, kue lapis legit dipercaya melambangkan keberuntungan dan kemakmuran yang berlapis-lapis. Makna tersebut tercermin dari proses pembuatannya yang membutuhkan kesabaran tinggi untuk menghasilkan lapisan rapi.

Menikmati kue lapis legit saat Imlek bersama keluarga dianggap sebagai bentuk doa dan harapan sepanjang tahun. Kebersamaan tersebut diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, serta rezeki yang berlimpah bagi keluarga.

Proses pembuatan kue lapis legit sangat berkaitan erat dengan filosofi kesabaran yang melekat di dalamnya. Setiap lapisan dibuat secara bertahap sehingga membutuhkan ketelitian tinggi demi memperoleh hasil maksimal.

Pada masa lalu, pembuatan lapis legit memerlukan biaya besar karena menggunakan bahan berkualitas dan peralatan manual. Kondisi tersebut membuat hanya kalangan tertentu yang mampu membuatnya dengan resep dirahasiakan keluarga.

Seiring perkembangan zaman, lapis legit kini dapat dibuat lebih mudah berkat bahan terjangkau dan peralatan modern. Kue ini tetap menjadi simbol harapan masa depan lebih baik sekaligus sarana berbagi kebahagiaan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....