Ketahui Hidangan Imlek yang Dipercaya Membawa Hoki

  • 05 Feb 2026 10:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Perayaan Imlek selalu identik dengan makan bersama keluarga sebagai bentuk doa dan harapan untuk tahun baru. Setiap hidangan yang disajikan memiliki makna simbolik, baik dari bentuk, warna, maupun pelafalan namanya.

Tradisi menyantap hidangan tertentu saat Imlek tidak hanya soal rasa, tetapi juga diyakini memengaruhi keberuntungan dan kemakmuran keluarga. Ini menjadi bagian dari ritual yang dapat mempererat ikatan keluarga dan melestarikan budaya Tionghoa.

Perayaan Imlek 2026 bertepatan dengan Tahun Kuda Api yang tetap kental dengan tradisi makan bersama penuh makna. Untuk menyambutnya, berikut hidangan Imlek yang diyakini membawa hoki dan sebaiknya hadir di meja makan:

1. Ikan 

Ikan selalu menjadi hidangan utama saat Imlek. Dalam bahasa Mandarin, kata ikan (鱼 / yú) terdengar seperti kata surplus atau kelebihan. 

Menyajikan ikan utuh dan menyisakan sebagian melambangkan harapan agar rezeki keluarga selalu berlebih setiap tahun. Beberapa ikan, seperti mas, nila, dan lele diyakini membawa keberuntungan karena kesamaan bunyinya mirip kata hoki dan kemakmuran.

2. Ayam Utuh  

Ayam utuh menjadi hidangan penting saat Imlek karena namanya dalam bahasa Mandarin mirip kata keberuntungan. Penyajian lengkap dengan kepala dan kaki melambangkan keluarga harmonis serta perjalanan hidup yang utuh sepanjang tahun.

3. Pangsit (Jiaozi) 

Bentuk pangsit yang menyerupai batangan perak kuno Tiongkok, menjadi simbol kekayaan dan rezeki melimpah. Semakin banyak pangsit yang disantap saat Imlek, diyakini semakin besar peluang memperoleh keberuntungan finansial di tahun baru.

4. Lumpia 

Lumpia juga diyakini hidangan yang membawa hoki saat Tahun Baru Imlek. Warnanya yang keemasan menyerupai batangan emas membuat lumpia menjadi simbol kemakmuran. 

Tradisi menyantap lumpia diharapkan membawa kekayaan dan kesejahteraan di tahun baru. Hidangan ini kerap disajikan bersama keluarga sebagai ungkapan harapan akan rezeki yang melimpah.

5. Kue Keranjang 

Setiap perayaan Imlek selalu identik dengan kue keranjang, yang juga disebut Nian Gao. Nama Nian Gao terdengar seperti ‘semakin tinggi setiap tahun’. 

Hidangan ini dipercaya melambangkan kenaikan rezeki dan kesuksesan usaha. Selain itu, Nian Gao juga menjadi simbol prestasi akademik hingga promosi jabatan.

6. Tangyuan (Bola Ketan Manis) 

Bentuk bulat dari Tangyuan ini melambangkan kebersamaan dan keharmonisan keluarga. Hidangan ini biasanya disantap untuk mempererat ikatan anggota keluarga di awal tahun.

7. Bakso Kepala Singa  

Bakso khas Shanghai ini berbentuk bulat dan besar, melambangkan kekuatan dan persatuan keluarga. Hidangan ini juga menjadi simbol keharmonisan dan keutuhan rumah tangga.

8. Mi Panjang Umur  

Mi panjang umur selalu menjadi hidangan yang hadir saat perayaan Imlek. Kehadirannya dianggap membawa berkah dan kesehatan bagi seluruh anggota keluarga. 

Mi ini tidak boleh dipotong agar simbol umur panjang tetap terjaga. Menyantap mi panjang umur dipercaya menjadi doa agar tahun baru dipenuhi kesehatan dan kehidupan yang berkelanjutan.

9. Daging Babi Kukus dengan Talas 

Daging babi dipercaya melambangkan kemakmuran dan kehidupan yang berkecukupan. Penyajiannya menjadi doa agar tahun baru membawa stabilitas finansial bagi keluarga.

10. Udang  

Dalam dialek Kanton, kata udang terdengar seperti tawa. Karena itu, menyantap udang dipercaya membawa kebahagiaan, keceriaan, dan keberuntungan sepanjang tahun.

11. Sayuran 

Sayuran selalu menjadi bagian penting dalam perayaan Imlek. Kehadirannya melambangkan awal baru dan pertumbuhan rezeki bagi keluarga. 

Beberapa sayuran memiliki makna khusus, seperti selada untuk kekayaan, bok choy untuk keberuntungan, dan brokoli Cina untuk keharmonisan keluarga. Menyantap sayuran ini dipercaya membawa berkah dan kehidupan yang seimbang di tahun baru.

12. Buah-buahan 

Selain sayuran, buah-buahan juga dipercaya membawa hoki di perayaan Imlek. Adapun buah yang wajib ada saat Imlek, yakni jeruk mandarin dan pomelo.

Jeruk Mandarin dipercaya membawa keberuntungan, sedangkan pomelo melambangkan rezeki yang terus bertambah. Warna keemasan dari buah ini juga dianggap sebagai simbol kesuksesan dan kemakmuran.

Menyajikan hidangan-hidangan tersebut di meja saat Imlek bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga wujud doa dan harapan keluarga. Setiap sajian membawa makna simbolik yang diyakini mendatangkan keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran sepanjang tahun.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....