Tren Camilan Fancy, Intip Fakta Menarik 'Charcuterie Board'

  • 10 Jan 2026 19:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Jika Anda sering memantau linimasa Instagram atau TikTok, pasti pernah lihat papan camilan estetik yang isinya beragam. Mulai dari keju, buah, crackers, sampai daging asap.

Kudapan makanan ini dikenal dengan charcuterie board. Sekilas terlihat fancy dan 'bule banget', tapi ternyata makanan ini punya sejarah dan fakta unik.

Charcuterie bukan cuma soal gaya-gayaan atau tren piknik kekinian, lho! Dibalik tampilannya yang kece, ada banyak hal menarik yang belum banyak orang tahu.

Lantas seperti apakah fakta menarik tentang kudapan charcuterie board? Melansir berbagai sumber, berikut adalah fakta menariknya.

  • 1. Awalnya Bukan Keju, Tapi Daging

Meskipun sekarang identik dengan keju dan buah-buahan, istilah 'charcuterie' sebenarnya berasal dari Prancis dan berarti 'produk daging olahan'. Jadi, dulunya charcuterie lebih fokus pada daging asap, ham, sosis, hingga pâté.

Charcuterie adalah cara orang Eropa, khususnya Prancis, mengawetkan daging sebelum ada kulkas. Mereka mengasinkan, mengasapi, atau memfermentasi daging agar tahan lama.

  • 2. Memiliki Aturan Rasa Tidak Tertulis

Mengapa charcuterie enak banget? Karena diam-diam, ada prinsip rasa yang diterapkan, yaitu perpaduan asin, manis, asam, dan gurih. Kombinasi ini bikin lidah gak bosan dan pengalaman ngemil otomatis jadi semakin seru.

Misalnya, keju asin dipasangkan dengan fig jam yang manis, lalu ditambah anggur segar yang asam dan crackers yang gurih. Sederhana, tapi bikin ketagihan! Ini alasan kenapa susunan bahan charcuterie tidak boleh asal-asalan.

  • 3. Punya Banyak Versi yang Unik

Charcuterie board tidak selalu soal keju dan daging. Kini ada versi manis yang isinya cokelat, permen, biskuit, dan buah kering. Ada juga versi vegan yang pakai keju nabati dan sayuran segar, lho!

Buat Anda yang ingin versi halal, tinggal hindari produk berbasis pork atau alkohol. Banyak juga produsen lokal yang menyediakan bahan charcuterie halal-friendly.

  • 4. Bisa Menjadi Media Ekspresi

Tidak cuma enak dimakan, charcuterie board juga jadi media ekspresi. Banyak orang menyusunnya layaknya lukisan yang memiliki tema warna, bentuk bunga dari daging iris, bahkan susunan ala mozaik.

Beberapa kreator bahkan membuat kompetisi menyusun charcuterie paling cantik. Jadi bukan sekadar snack, tapi juga seni yang bisa Anda ekspresikan lewat makanan.

  • 5. Tidak Harus Fancy dan Mahal

Banyak yang berpikir charcuterie itu makanan mahal. Padahal, kamu bisa banget bikin versi budget-friendly dengan bahan lokal yang gampang dicari.

Contohnya, ganti keju impor dengan keju lokal, daging asap diganti dengan abon, dan fig jam diganti selai nanas. Bahkan, Anda bisa eksplor camilan khas Indonesia seperti kerupuk, manisan mangga, atau tempe kering.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....