Semar Mendem Pasar Gedhe : Makanan Legendaris Solo
- 16 Agt 2025 13:23 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Salah satu makanan traadisonal khas solo yang kini mulai susah ditemukan adalah semar mendem. Makanan legendaris ini dahulu sering hadir dalam acara istimewa dan lingkungan keraton.
Bentuknya mirip lemper, dibungkus dengan kulit tipis bahan telur dan tepung terigu yang membuat teksturnya lembut dan rasa gurih khas. Isiannya terdiri dari ketan pulen yang gurih dan abon sapi yang sudah dipilih dengan bumbu lezat, menciptakan rasa gurih yang enak untuk lidah.
Keunikan semar mendem semakin terasa karena disajikan dengan kuah santan kental yang dicampur dengan tepung maizena, menghasilkan aroma wangi dan tekstur lembut. Salah satu penjual semar mendem Toni mengaku melanjutkan usaha dari ibunya.
"Setiap hari saya membawa sekitar 100 porsi dan sering kalinya habis sebelum tengah hari" ujarnya. "Pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa yang merindukan rasa nostalgia."
Lanjutnya, beberapa pembeli bahkan datang dari luar kota. Mereka hanya ingin menikmati semar mendem.
Suasana pasar gede membuat pengalaman memakan semar mendem semakin menyenangkan, dengan hiruk- pikuk pedagang dan aroma rempah yang semerbak di udara. “Kalau makannya di sini, sambil lihat suasana pasar, rasanya jadi lebih nikmat,” ucap Cahya, pembeli asal Karanganyar kepada RRI, Jumat (15/8/2025).
Ditengah kepopuleran kuliner modern, semar mendem tetap menjadi simbol kekayaan kuliner tradisonal Solo. Menikmatinya bukan hanya soal kenyang, tetapi juga tentang melestarikan budaya yang sudah turun temurun.
(Putri/Magang/Aditya Wardhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....