Es Lilin Jajanan Jadul yang Mulai Langka Ditemui

  • 19 Jul 2025 20:05 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaeu: Es lilin merupakan salah satu jajanan masa kecil yang begitu membekas di hati generasi 80–90an. Dulu, hampir di setiap sudut kampung atau halaman sekolah, es lilin mudah ditemukan dalam termos besar yang dibawa pedagang keliling.

Rasanya beragam, mulai dari kacang hijau, susu, durian, sampai rasa pop soda, dengan warna-warni mencolok yang menggoda. Kini, keberadaan es lilin mulai langka, tergeser oleh aneka es kekinian yang lebih modern.

Nama "es lilin" berasal dari bentuknya yang menyerupai lilin dan dibungkus plastik kecil yang diikat dengan karet. Proses pembuatannya terbilang sederhana: bahan cair dimasukkan ke dalam plastik, kemudian dibekukan. Walaupun sederhana, es lilin menyimpan nilai nostalgia yang tinggi. Ia bukan sekadar jajanan, tetapi juga bagian dari cerita masa kecil banyak orang Indonesia.

Salah satu alasan mengapa es lilin mulai jarang ditemui adalah perubahan gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat. Anak-anak sekarang lebih akrab dengan es krim pabrikan atau minuman manis modern yang dikemas secara instan. Selain itu, standar kebersihan yang meningkat turut membuat jajanan tradisional seperti es lilin tersisih, meskipun sebenarnya masih banyak yang memproduksinya secara higienis di rumah-rumah.

Menurut buku Makanan Tradisional Indonesia terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Kemendikbud), es lilin termasuk dalam kategori jajanan tradisional berbasis es dan memiliki peran penting dalam perkembangan kuliner rakyat. Ia mencerminkan kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan sederhana menjadi makanan yang menyenangkan.

Menariknya, belakangan ini es lilin mulai dibangkitkan kembali oleh sebagian pelaku UMKM yang ingin mengenalkan kembali jajanan jadul ke generasi baru. Beberapa bahkan memodifikasi rasa dan tampilan es lilin menjadi lebih menarik dan modern, namun tetap mempertahankan ciri khas nostalgia yang dimilikinya.

Membuat es lilin sendiri di rumah bisa jadi aktivitas menyenangkan bersama keluarga. Selain mengenalkan makanan tradisional, kita juga menjaga agar warisan kuliner lokal seperti ini tidak punah ditelan zaman. Siapa tahu, es lilin bisa kembali berjaya seperti dulu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....