Pewarna Alami Jadi Pilihan Makanan Lebih Sehat
- 25 Jun 2025 13:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: BPOM menyebut pewarna buatan dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Pewarna makanan alami kini jadi alternatif sehat yang mulai banyak digunakan dalam industri kuliner.
Dilansir dari klikdokter, berikut beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk menjadi pewarna makanan:
1. Pewarna Oranye dari Wortel
Untuk menambahkan warna oranye pada makanan, kamu bisa menggunakan wortel yang mengandung karotenoid di dalamnya. Tak hanya sebagai pewarna alami, wortel juga memiliki rasa cenderung manis, sehingga bisa menambah sedikit cita rasa makanan.
Untuk membuatnya : pertama-tama jus buah wortel. Kemudian gunakan airnya untuk menambah warna pada makanan.
2. Pewarna Kuning dari Kunyit
Jika ingin menambahkan warna kuning, kamu bisa gunakan bubuk kunyit. Bila tidak ada bubuk kunyit, kamu bisa menggunakan batang kunyit utuh dan menggilingnya secara halus.
3. Pewarna Merah dari Buah Bit
Buah bit terkenal menjadi sumber vitamin C, zat besi, dan magnesium yang tinggi. Sayangnya, warna buah bit cenderung kurang stabil bila terkena cahaya, panas, dan oksigen.
Penggunaan warna buah bit cocok untuk produk beku, kering, dan umur simpan pendek, seperti es krim dan yoghurt. Untuk menambahkan warna dari buah bit, kamu bisa membuat jus dari buah yang satu ini.
4. Pewarna Hijau dari Sayuran
Untuk bisa mendapatkan warna hijau bisa dari sayuran berdaun hijau, seperti bayam. Pasalnya, bayam mengandung klorofil atau pigmen tumbuhan alami yang relatif stabil bila terkena panas dan cahaya.
Jika berniat untuk menggunakannya, cukup buat jus sayuran dari bayam. Kemudian campurkan ke dalam adonan makanan yang ingin kamu buat.
5. Pewarna Biru dari Bunga Telang
Selain cantik, ternyata bunga telang juga bisa dijadikan sebagai alternatif pewarna alami ini. Pigmen antosianin yang ada di dalam bunga telang bisa menambah warna biru pada makanan.
Untuk menggunakannya, kamu bisa memetik bunga telang dan menumbuknya secara halus. Setelah itu, tambahkan air dan saring ekstrak dari bubuk bunga telang. Barulah, kamu bisa menambahkannya ke dalam hidangan.
6. Pewarna Merah Muda dari Delima
Delima menjadi salah satu buah yang bisa dijadikan sebagai bahan pewarna alami makanan. Apalagi, jika kamu menginginkan makanan dengan warna merah muda yang cantik.
Rebus terlebih dahulu buah delima. Kemudian kamu dapat mengolahnya menjadi jus supaya bisa dengan mudah menambahkannya ke dalam adonan makanan.
7. Pewarna Hijau dari Matcha
Selain menggunakan sayuran, pewarna hijau dalam makanan juga bisa kamu peroleh dari teh hijau asal Jepang, yaitu matcha. Tak hanya membuat makanan menjadi lebih menarik, matcha memiliki rasa yang enak, sehingga bisa menambah cita rasa hidangan.
Menariknya, ada banyak bubuk matcha yang tersedia di pasaran. Anda hanya tinggal menambahkan bubuk matcha tersebut ke makanan atau bisa juga dengan melarutkan matcha ke dalam air.
8. Pewarna Biru dari Bluberi
Untuk memberi sentuhan warna biru pada makanan, kamu dapat memanfaatkan buah blueberry. Buah ini mengandung pigmen alami yang disebut antosianin, yang mampu memberikan warna pada makanan.
Menariknya, warna dari blueberry bisa berubah sesuai dengan tingkat pH—semakin tinggi pH-nya, warnanya akan tampak lebih biru. Cara menggunakannya pun cukup sederhana, cukup haluskan blueberry menjadi jus dan campurkan ke dalam hidangan yang diinginkan.
9. Pewarna Ungu dari Kubis Ungu
Kubis ungu lebih dikenal sebagai sayuran, ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami, khususnya menghasilkan warna ungu atau biru. Untuk mencobanya, kamu cukup memotong dan merebus kubis hingga air rebusannya berubah menjadi gelap dan pekat.
Setelah itu, tambahkan sedikit soda kue secara bertahap. Campuran ini akan bereaksi dengan jus kubis dan menciptakan warna yang menarik.
10. Pewarna Cokelat dari Biji Buah Cokelat
Jika kamu ingin memberikan warna cokelat pada makanan, biji kakao atau buah cokelat bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain memberikan warna, bahan ini juga mampu memperkaya cita rasa hidangan.
Namun, proses pengolahan biji kakao memerlukan waktu karena harus digiling hingga halus terlebih dahulu. Sebagai alternatif lebih praktis, bisa menggunakan bubuk kakao yang tersedia di pasaran dan langsung mencampurkannya ke dalam adonan.
11. Pewarna Hitam dari Arang Merang
Arang juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk memberikan warna hitam pada makanan. Namun, perlu diperhatikan bahwa arang yang digunakan berbeda dari arang biasa yang dipakai untuk membakar makanan.
Pewarna ini berasal dari arang merang, yaitu arang yang dibuat dari batang padi kering. Untuk membuatnya, bakar merang dalam panci hingga menjadi abu, kemudian dicampur air sebelum ditambahkan ke dalam adonan makanan.
12. Pewarna Putih dari Sari Pati Kelapa
Jika kamu ingin memberikan warna putih pada makanan, santan atau sari pati kelapa bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena warnanya mirip dengan susu.
Proses pembuatannya cukup sederhana. Cukup parut kelapa, tambahkan sedikit air, lalu peras hingga menghasilkan cairan berwarna putih yang dikenal sebagai santan. (Anisa Putri Haniyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....