"Selendang Mayang", Selendang Betawi yang Bisa untuk Minum
- 19 Jun 2025 18:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Namanya “Selendang Mayang” tapi jangan mengira ini adalah nama tarian atau nama baju tradisional. “Selendang Mayang” adalah nama sebuah minuman khas Betawi.
Di sebut dengan “Selendang Mayang” karena dalam sajian minuman tadi terdapat kue lapis warna merah, hijau dan kuning. Kue lapis dengan tiga warna inilah yang mirip dengan warna selendang.
Minuman Selendang Mayang biasanya disajikan dalam mangkok, bukan gelas. Dengan wadah mangkok, maka isi sajian atau aneka isi minuman tersebut tampak jelas sebelum diminum.
Yang dominan adalah warna hijau, kuning dan merah yang tidak lain adalah kue lapis itu. Kue lapis tiga warna itu berbahan dasar tepung beras.
Penyajian minuman ini biasanya dipotong bentuk persegi dalam mangkuk, disiram dengan gula merah, sirup, santan, dan es batu. Kue ini selain menyegarkan juga bisa mengurangi rasa lapar.
Dalam tradisi Betawi, minuman selendang mayang biasa disajikan dalam acara seperti waktu buka puasa (takjil), dan hajatan bernuansa budaya Betawi.
Dilansir dari portal Seni Budaya Betawi, nama Selendang Mayang ini melambangkan kehangatan dan keceriaan masyarakat Betawi. Nama Selendang Mayang juga muncul karena bentuknya seperti 'selendang' yang memiliki tiga warna : hijau, putih, merah ibarat selendang penari. Sementara kata 'mayang' berarti kenyal dan manis.
Warna pada Selendang Mayang memiliki makna keragaman, yaitu representasi dari keragaman etnis di Jakara. Hal ini disebabkan beragamnya warna kebudayaan dari etnis yang beragam di tengah masyarakat Betawi.
Dalam kue lapis tadi ada yang berwarna merah. Warna merah yang melambangkan bangsa atau budaya Tiongkok, warna kuning yang merupakan warna khas Melayu, dan hijau sering diidentifikasikan dengan Arab. (Namira Kaguma)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....