Keunikan Cita Rasa Berburu Kuliner di Sisi Selatan Yogyakarta

  • 08 Apr 2025 19:40 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Yogyakarta menyimpan aneka wisata yang dapat dinikmati wisatawan saat liburan termasuk saat libur lebaran kemarin. Selain ragam destinasi wisata yang dihadirkan, beragam aneka kuliner lokal, modern, hingga makanan western juga bisa dinikmati di Kota Wisata ini.

Salah satunya di daerah kawasan Sumbu Filosofi sisi selatan, tepatnya di jalan Tirtodipuran, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, yang menjadi kawasan kuliner sekaligus tempat wisatawan mancanegara menginap.

Selain dikenal dengan aneka kuliner lokal adapula masakan Eropa, seperti di Chicken Shack. Meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini dan daya beli masyarakat yang menurun, tetapi berkah libur lebaran tetap dapat dinikmati warung yang memiliki menu khas ayam panggang Belgia yang dipadukan dengan cita rasa Nusantara, Sambal Matah.

Pemilik Chicken Shack Veronica Tri Haryanti mengungkapkan, bisnis yang sempat dirintisnya bersama suami, yang sebelumnya tidak berada jauh di lokasi saat ini mengambil momen libur lebaran untuk buka kembali.

Veronica mengatakan, aneka menu lokal maupun western disajikan dan salah satu yang menjadi favorit wisatawan baik seperti Roasted Chicken hingga Belgium Fries.

"Kebanyakan sini kebanyakan turis, selain asing juga ada lokal. Semua makanan kita Home made, kalau turis itu dia paling diminati ada rendang, nasi goreng, rawon itu suka dengan makanan Indonesia," kata Veronica.

Selain menu yang beragam, warung inipun memiliki keunikan, mulai dari depan ada becak yang dipajang di atap, hingga mesin pemanggang ayam. Masuk ke dalam warung konsumen akan menikmati interior yang klasik dengan berbagai benda yang unik dan suasana yang nyaman membawa wisatawan seperti menikmati makanan di rumah.

Roasted Chicken salah satu menu favorit di Chicken Shack, jalan Tirtodipuran, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta. (Foto: RRI/Dyan Parwanto)

Salah satu wisatawan domestik Santi mengaku, tempat kuliner ini menjadi favoritnya, bahkan sudah cukup lama berlangganan saat liburan di Yogyakarta.

"Cocok dengan makanannya, suka juga ini salah satu favorit Vietnamees Beef, seger banget terus rasanya pas. Ini sejenis sup dari vietnam ada daging sapi," kata Santi.

Disamping ragam menu, Santi juga mengungkapkan, tempatnya lebih nyaman dan lebih besar dan yang terpenting makan seperti di rumah sendiri.

"Dulu di depan situ kan warungnya, beberapa bulan vakum, renovasi pindah tempat disini, nunggu lumayan lama sekitar enam bulan. Kemari, reopening saya juga datang, nyobain makanannya tetap sama. Kalau sini identik dengan ayam panggangnya, tapi menu yang lain juga recommended, sambal matahnya juga enak, sambal matah kecombrang itu salah satu favorit juga," ujar Santi.

Suami Veronica yang merupakan seorang warga Belgia Michael Van Den Bremt mengaku, pada momen libur lebaran ini banyak wisatawan datang untuk menikmati aneka kuliner yang disajikan, tidak hanya western tetapi juga makanan lokal.

Michael menyebutkan, Chicken Shack mengusung konsep comfort food dan semuanya dimasak sendiri, dengan standart penyajian berkualitas dengan berbagai menu seperti Asia maupun Eropa.

"Makanan Indonesia ada nasi goreng, ayam suwir sambal matah, utamanya ayam roastery," ujar Michael.

Selain wisatawan mancanegara seperti Belanda, Perancis, Australia, Inggris, Italia, hingga Indonesia dan Vietnam, tidak sedikit pula wisatawan domestik juga menikmati aneka macam olahan yang menyajikan keragaman menu baik lokal hingga mancanegara dan tentunya cocok untuk lidah masyarakat Indonesia. (Yan/par)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....