Hangatnya Malam dengan Wedang Kopi Ijo Tulungagung

  • 24 Nov 2024 22:00 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Menutup akhir pekan dengan guyuran hujan terasa semakin sempurna dengan menikmati wedang kopi ijo khas Tulungagung, Jawa Timur. Minuman legendaris ini menjadi pilihan ideal untuk melengkapi makan malam setelah hari penuh aktivitas.

RRI Kediri berkesempatan mengunjungi sebuah kedai kopi sederhana dekat Gelanggang Olah Raga (GOR) Jayabaya, Kota Kediri, pada Minggu malam (24/11/2024). Meski tampilannya jauh dari modern, kedai ini tetap ramai dikunjungi karena menyajikan kopi ijo racikan khas yang menjadi andalan.

Dalam obrolan hangat, Sarmo (68), warga Mojoroto, Kediri, menceritakan kegemarannya terhadap kopi ijo yang sudah berlangsung sejak masa mudanya. "Kopi ijo itu campuran biji kopi dan kacang hijau, jadi kandungan kafeinnya lebih rendah dibanding kopi hitam. Tapi tetap bikin betah melek. Dulu, waktu saya masih aktif dinas di Tulungagung, kopi ijo jadi teman wajib saat lembur," ujar Sarmo, pensiunan PNS dengan lima cucu ini. Ia juga menyoroti tradisi nyethe, yaitu membatik rokok dengan sisa endapan kopi ijo, yang menurutnya patut dilestarikan.

Aspiati (50), pemilik kedai yang telah lebih dari dua dekade menjalankan usaha ini, mengungkapkan bahwa kopi ijo tetap menjadi favorit pelanggan, termasuk warga luar kota. "Inovasi seperti kopi ijo susu dan kopi ijo jahe ada, tapi yang paling banyak dicari tetap kopi ijo murni," jelas Aspiati, perempuan berhijab dengan postur kecil ini.

Tradisi menikmati kopi ijo tak hanya menghadirkan cita rasa khas, tetapi juga membawa nostalgia dan nilai budaya yang layak dijaga. Dengan suasana hangat dan rasa autentik, kedai ini menjadi destinasi yang cocok untuk menutup akhir pekan dengan kesan mendalam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....