Semangkok Es Dawet Kertobanyon, Komplet dan Mengenyangkan

  • 18 Okt 2024 12:17 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Es dawet, minuman tradisional khas Indonesia, menjadi pilihan favorit banyak orang, terutama saat cuaca panas. Di beberapa tempat, es dawet disebut juga es cendol. Meskipun penyebutan ini berbeda-beda, inti dari minuman ini tetap sama, yakni kombinasi cendol, santan dan gula merah yang lezat.



Di Madiun Jawa Timur, Es Dawet Kertobanyon memiliki ciri khas tersendiri. Satu mangkoknya berisi cendol, bubur sumsum, kolak pisang yang dipotong kecil, dan ketan hitam yang kemudian disiram dengan kuah santan, air gula, dan tentu saja es batu untuk menambah kesegaran. Komplet dan mengenyangkan.

Es Dawet Kertobanyon ini termasuk kuliner legendaris di Madiun. Berdiri sejak tahun 1963, Almh. Hj. Sholikah atau Bu Paikem dan suaminya Alm. H. Ahmad Sukadi mulai berjualan es dawet di sekitar lokasi layar tancep atau wayangan dengan nama Es Dawet Sederhana. Saat bisnis dikelola oleh generasi kedua, nama tersebut berganti menjadi "Es Dawet Kertobanyon" yang diambil dari nama desa tempat warung es itu berada, yaitu Desa Kertobanyon.

Yang menarik dari warung ini bukan hanya minuman dawetnya saja. Aneka gorengan menjadi daya tarik untuk mencicipi kuliner satu ini, terutama gorengan heci atau ote - ote. Rasa yang nikmat, ukuran besar, dan isian sayur yang tersaji di dalamnya membuat pelanggan tak henti menyantap.

Es Dawet Kertobanyon terletak di lokasi yang strategis di jalan Raya Geger - Madiun No 137, Kaibon, Kertobanyon, Kecamatan Geger Madiun. Bila pembaca rri.co.id sedang berkunjung ke Madiun, jangan lupa mampir untuk merasakan kenikmatannya. (AKP)

Sumber : https://www.idntimes.com/food/dining-guide/fasrinisyah-suryaningtyas/segarnya-es-dawet-kertobanyon-kuliner-legendaris-madiun-sejak

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....