Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Wanita Hamil di Deli Serdang
- 05 Jun 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polisi menangkap Zul Yarham Lubis dan Julpikar Lubis kurang dari lima jam setelah kejadian di Deli Serdang.
- Korban dan suami menjadi sasaran kekerasan Wanita hamil ditendang pada bagian perut, sementara suaminya mengalami luka di wajah akibat penganiayaan pelaku.
- Pelaku mengaku takut direkam dan diviralkan Salah satu tersangka mengaku menendang korban karena mengira pasangan tersebut merekam keributan yang terjadi di lokasi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi telah menangkap dua orang preman yang menendang perut wanita hamil di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Korban bernama Mulana Kartina Nainggolan mengapresiasi polisi yang cepat menangkap kedua pelaku.
Penganiayaan itu terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026 pukul 18.30 WIB. Kurang dari lima jam, kedua pelaku bernama Zul Yarham Lubis dan Julpikar Lubis berhasil ditangkap di sebuah bengkel pukul 23.00 WIB.
Peristiwa ini bermula saat korban dan suaminya, Manogap Purba, tengah menaiki sepeda motor di Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan. Kedua pelaku kemudian memaksa korban dan suaminya untuk melewati terowongan, namun ditolak korban karena tengah terjadi tawuran di lokasi.
Pelaku lantas marah hingga melakukan menendang korban. Mulana mengaku suaminya juga ikut menjadi korban penganiayaan pelaku. "Suami saya masih ada lukanya di bagian dagu, di pipinya. Saya berterima kasih ke polisi yang telah menangkap pelaku," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Jumat, 5 Juni 2026.
Kedua pelaku saat ini telah ditetapkan tersangka. Mulana mengatakan kandungannya juga dalam keadaan aman meski sempat mengalami penganiayaan dari para pelaku.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan penyebab pelaku melakukan tindakan tersebut. Ia mengatakan bahwa salah satu pelaku mengaku melakukan penendangan karena takut aksi keributan yang terjadi menjadi viral.
"Pelaku mengaku menendang korban karena mengira mereka merekam. Dan akan memviralkan keributan yang sedang terjadi di rel," ucapnya.
Tidak hanya wanita hamil tersebut yang menjadi korban. Suaminya juga mengalami kekerasan fisik setelah dihajar beberapa kali di bagian wajah oleh para pelaku.
Situasi semakin mencekam ketika salah seorang pelaku lainnya diduga mengeluarkan air gun dan mengarahkannya ke pasangan tersebut. Tindakan itu dilakukan untuk mengintimidasi sekaligus memaksa korban meninggalkan lokasi kejadian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....