Rupiah Makin Kuat Rp15.150 per Dolar AS
- 20 Sep 2024 23:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah kembali menguat signifikan dalam penutupan perdagangan akhir pekan ini. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah naik 0,58 persen (89 poin) ke posisi Rp15.150 per dolar AS (USD).
"The Fed memulai siklus pelonggaran yang dapat menyebabkan suku bunga turun sebanyak 125 basis poin tahun ini. Para pedagang menyambut baik prospek penurunan tajam suku bunga dalam waktu dekat," kata Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mencermati penguatan rupiah, Jumat (20/9/2024).
Faktor lainnya yang mempengaruhi adalah perkembangan di Tiongkok, yang sedang mempertimbangkan untuk menghapus pembatasan besar pada pembelian rumah. Sehingga pasar perumahan dan properti di negeri yang masih terpuruk, dapat bangkit kembali.
"Namun keputusan Bank Rakyat Tiongkok mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya tidak berubah pada hari Jumat, mengecewakan pedagang. Mereka berharap lebih banyak penurunan suku bunga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lamban di negara tersebut," ucapnya.
Baca Juga : Rupiah Berpeluang Naik Lagi karena Euforia Suku Bunga
Seruan untuk lebih banyak stimulus dari Beijing meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Utamanya setelah serangkaian pembacaan ekonomi yang lemah untuk bulan Agustus.
"Pertumbuhan produksi industri Tiongkok melambat ke level terendah dalam lima bulan bulan lalu. Penjualan eceran serta harga rumah baru juga semakin melemah," ujar Ibrahim.
Di dalam negeri Ibrahim mencermati dampak penurunan suku bunga Fed yang agresif di tahun ini sebesar 125 basis poin. BI kemungkinan juga akan memangkas suku bunga tambahan lagi antara 75-100 bps ke level 5,25-5 persen.
"Tujuannya untuk membangkitkan kembali roda perekonomian yang sebelumnya lesu akibat suku bunga kredit yang tinggi. Sekaligus untuk mendorong pertumbuhan industri perbankan, dengan menurunnya suku bunga kredit," ucap Ibrahim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....