Rupiah Stagnan setelah BI Pangkas Suku Bunga

  • 18 Sep 2024 19:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah terpantau stagnan pada Rabu (18/9/2024). Posisi rupiah pada pembukaan dan penutupan perdagangan tetap sama yaitu Rp15.335 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah tidak bereaksi meski Bank Indonesia (BI) mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Sehingga tingkat suku bunga acuan BI turun menjadi 6 persen dari sebelumnya 6,25 persen.

"Pemangkasan suku bunga ini merupakan yang pertama sejak Februari 2021," ujar analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi. Menurut dia, kebijakan BI tersebut mendahului bank sentral AS, The Fed, yang akan mengumumkan suku bunganya Rabu (18/9/2024) malam.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat Awal Perdagangan Hari Ini

BI menyatakan bakal terus memperkuat kebijakan dengan pemerintah dan otoritas lainnya untuk mempertahankan ketahanan eksternal. Selain itu juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional berkelanjutan.

Di AS, pelaku pasar berharap The Fed menurunkan suku bunganya usai pertemuan Komite Pasar Terbuka. Bank sentral AS terakhir kali menurunkan suku bunga pada Maret 2020, saat pandemi Covid-19.

"Kontrak berjangka dana The Fed menunjukkan peluang pemotongan suku bunga 50 basis poin sebesar 63 persen," kata Ibrahim. Sedangkan peluang pemotongan sebesar 25 basis poin berada pada angka 37 persen.

Di Inggris, Bank of England diperkirakan mempertahankan suku bunga sebesar 5 persen. Padahal, pasar memperkirakan peluang 36 persen untuk pemangkasan suku bunga kembali setelah Agustus 2024.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....